By 27 December 2021

Sepanjang Tahun 2021, 52 Anak di Brebes Jadi Korban Kekerasan

Ilustrasi

BREBESNEWS.co – Sebanyak 52 anak di Kabupaten Brebes menjadi korban kekerasan dari Januari hingga November 2021. Data tersebut, mengacu pendampingan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak san Keluarga Berencana kota bawang.

Rinciannya, 43 anak menjadi korban kekerasan seksual, 5 anak mengalami kekerasan fisik dan 4 anak ditelantarkan. Namun, semuanya sudah mendapatkan advokasi dan penanganan dari dinas terkait.

Kepala DP3KB Brebes dr Sri Gunadi Parwoko menjelaskan, berdasarkan analisis dan evaluasi penanganan tindak kekerasan seksual terhadap anak. Temuan kasus tahun ini, cenderung meningkat signifikan dibandingkan 2020 kemarin.

“Yang membuat miris, semua pelaku kekerasan dan pelecehan seksual terhadap anak, berstatus orang terdekat di lingkungannya,” ungkapnya.

Modus yang digunakan pelaku, lanjut Gunadi, masih didominasi iming-iming dan bujuk rayu. Misalnya, dirayu akan dibelikan hadiah hingga mainan asal mau menuruti permintaan pelaku.

Ironisnya, para pelaku kekerasan seksual tersebut justru lebih dari dua kali. Sehingga, psikologis anak yang menjadi korban pelecehan seksual cenderung sulit dipulihkan.

Sementara itu, Kasi Perlindungan Perempuan dan Anak DP3KB Anie Diyani menyampaikan, selain tindak kekerasan dan pelecehan seksual yang menimpa anak laki-laki dan perempuan.

Sebanyak 28 perempuan (gender-red), juga mengalami kekerasan fisik dan psikis. Rinciannya, 16 perempuan mendapatkan kekerasan fisik, 5 kekerasan psikis, 5 kekerasan seksual dan 5 lainnya mengalami penelantaran.

“Makin banyaknya kasus kekerasan terhadap anak. Masih didominasi salah asuh dan kondisi lingkungan. Terlebih, kurang memperhatikan dengan siapa si anak bermain,” ujarnya.

Anie Diyani menambahkan, meski terjadi lonjakan kasus keberanian korban untuk melapor sudah meningkat.

Hal itu, selaras dengan program edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Khususnya, menjadi pelapor sekaligus pelopor tentang perlindungan anak. Sehingga, jika terjadi kekerasan atau menjadi korban semua korban berani untuk melapor.

(AL FARUQ)

Posted in: Sosial