By 21 June 2022

Anggota DPRD Brebes ini Bantah Dirinya Nonton Konten Porno di Saat Audiensi Nakes

Anggota DPRD Brebes Komisi I Cahrudin saat klarifikasi adabya tuduhan dirinya nonton konten porno disaat audiensi nakes

BREBESNEWS.co – Sempat jadi pergunjingan dan viral di medsos, seorang anggota DPRD Brebes disebut buka konten porno saat audiensi dengan perwakilan honorer tenaga kesehatan (nakes) Senin (20/6/2022) kemarin, Anggota DPRD dari Fraksi PDIP ini mengelak tuduhan yang beritakan dan diunggah disalah satu medsos FB.

Dia adalah Cahrudin yang merasa terpojok akibat pemberitaan yang dianggap kurang benar tersebut.

Peristiwanya saat itu saat sedang ada aksi unjuk rasa honorer nakes di depan kantor DPRD Brebes. Selanjutnya pihak pengunjuk rasa dilersilahkan ada 40 perwakilan pendemo yang masuk ke ruang rapat untuk beraudiensi.

Hadir pada saat itu anggota Komisi 1 dan para pejabat Pemkab Brebes.

Di sela audiensi ini, salah seorang anggota Komisi 1 dari Fraksi PDIP, Cahrudin, tertangkap kamera seoran awak media yang merekam yang diduga tengah menonton konten dewasa, karena di ponselnya terdapat gambar seorang pria dan wanita yang sedang bergandengan dan berpelukan.

Ditemui usai mengikuti Rakernas PDIP via online di kantor DPC PDIP Brebes, Cahrudin membantah kabar tersebut. Bahkan dirinya berani bersumpah atas nama Tuhan kalau yang ditontonnya bukan konten porno.

“Saya buka WA dari pendamping, bukan gambar porno, demi Allah. Itu sumpah saya dengan Tuhan. Kok tahu tahu muncul pemberitaan anggota dewan nonton gambar porno,” kata Cahrudin, Selasa (21/6/2022).

Dia melanjutkan, saat itu dirinya sedang mengikuti audiensi honorer nakes. Setelah memberi pendapat dan masukan ke forum rapat tersebut, dia mendapat pesan WA dari pendamping Komisi 1.

Isinya dari pesan itu menyebutkan, Cahrudin sudah ditunggu di ruang komisi untuk rapat. Pesan yang dikirim itu dilampiri foto sejumlah pejabat yang sudah menunggu untuk rapat.

“Waktu itu ada dua agenda. Pertama audiensi honorer nakes. Setelah memberi pendapat dan masukan saya dapat pesan WA dari pendamping bahwa saya sudah ditunggu. Kemudian saya minta izin meninggalkan forum karena harus hadir di rapat finalisasi,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Fraksi PDIP DPRD Brebes, Mohamad Rizki Ubaidillah, angkat bicara terkait kabar tersebut. Anggota dewan yang sering disapa Uki ini menjelaskan, pihaknya langsung melakukan klarifikasi kepada Cahrudin.

Menurut Uki, saat klarifikasi, Cahrudin mengatakan tidak menonton konten porno seperti yang diberitakan. Apa yang dilihat anggota FPDIP itu adalah cuplikan film sinetron dan foto pejabat yang menunggu rapat.

“Kemarin sudah klarifikasi dengan beliau karena ramai di medsos. Beliau bilang itu gambar gambar biasa, cuplikan sinetron dan video itu dapat kiriman dari teman-temannya,” terang Uki.

Uki melanjutkan, klasifikasi gambar porno itu harus ada adegan mesum dan vulgar. Namun yang tertangkap oleh kamera dan bereda di medsos itu adalah adegan pelukan seperti di film sinetron pada umumnya.

“Adapun klasifikasi porno kan vulgar, ada adegan mesum. Di situ tidak ada adegan mesum, yang saya lihat di medsos hanya adegan pelukan seperti di sinetron,” ujarnya.

 

“Namun demikian pihak fraksi PDIP akan tetap memanggil dewan bersangkutan untuk bisa mengklarifikasi kejadian sebenarnya, karena menyangkut kredibiltas partai PDIP juga,” tandas Uki.

(AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi