Kendalikan Inflasi, Brebes Gelar Gerakan Pangan Murah
BREBESNEWS.co – Pemerintah Kabupaten Brebes melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Brebes menggelar acara Gerakan Pangan murah, Rabu (15/03/2023).
“Inflasi yang melanda dunia termasuk Indonesia, berimbas pada harga pangan menjadi mahal, dan daya beli masyarakat semakin terbatas,” kata Sekda Brebes, Djoko Gunawan. saat membuka acara.
“Sampai bulan Februari inflasi di tingkat Nasional berada di angka 5,47 dan untuk kota Tegal ( salah satu dari 6 kota yang dipantau di Jawa Tengah ) masih di posisi angka inflasi 6,48, jadi masih diatas inflasi nasional, dan Kabupaten Brebes yang bersebelahan tentunya juga mengalami hal yang sama,” imbuh Djoko.
Pemerintah pusat hingga daerah berupaya melakukan pengendalian inflasi dengan berbagai langkah strategis yang sudah dilaksanakan, antara lain rapat koordinasi dan pemantauan harga harian, operasi pasar, distribusi beras SPHP di pasar-pasar, pelaksanaan panen raya dan distribusi bawang merah, panen padi Nusantara, dan Gerakan Pangan Murah seperti yang saat ini dilaksanakan.
Kegiatan GPM ini diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pokok masyarakat dengan lebih mudah dan murah.
Harga komoditas yang digelar pada acara GPM dapat ditekan di bawah harga eceran pasar, sebagai misal : harga paket Bulog dari beras 60.000 menjadi 43.000 – 50.000, minyak goreng 16.500 menjadi 13.500, dan gula pasir dari harga pasar 14.000 menjadi 12.500-13.500.
Kepala DPKP Kab.Brebes Yulia Hendrawati, mengatakan maksud dan tujuan Gerakan Pangan Murah, untuk merespon dan mengantisipasi gejolak harga akibat kenaikan BBM yang berpotensi mempengaruhi laju inflasi, serta sebagai upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan menjelang bulan suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1444 H.
(AFiF.A)