BrebesNews.Co 19 September 2013 Read More →

Budaya Koruptif Perlu Di Hindari

* Dari Seminar Korupsi di SMK Pusponegoro Jatibarang

anti korupsi

BREBESNEWS.CO -Setelah terbentuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kejahatan korupsi di Indonesia bukan saja menghilang, namun justru semakin menjadi. Hal ini bisa kita lihat dari beberapa tayangan di media elektronik juga tertulis di media cetak. Selain korupsi ditingkat pusat, korupsi juga sudah banyak merambah di daerah.

“Kami mendengar ada 60 persen Kepala Daerah terlilit kasus korupsi,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Brebes Dr. Tahroni usai menyampaikan sambutan pada Seminar Sehari Pendidikan Anti Korupsi (PAK) di SMK Pusponegoro Jatibarang Brebes, Kamis (19/9).

Menurutnya, pendidikan korupsi harus diajarkan disekolah-sekolah. Meski belum masuk sebagai mata pelajaran dan hanya menjadi muatan yang terintegrasi dengan pendidikan karakter.

Ada 9 nilai yang perlu ditanamkan pada siswa agar terhindar dari tindak korupsi, yakni setiap siswa harus memiliki nilai bertanggung jawab, disiplin, jujur, kesederhanaan, mandiri, kerja keras, rasa adil, keberanian dan peduli.
“Dengan memiliki 9 nilai karakter itu, saya yakin para siswa pada saat terjun ke masyarakat tidak korupsi,” ucapnya.

Negara Indonesia, sambungnya, sangat merindukan orang-orang yang jujur untuk menjalankan pemerintahan yang bersih dan berwibawa.

Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE dalam kata sambutannya yang disampaikan staf ahli Bupati bidang ekonomi pembangunan Dr. Angkatno menaruh harapan besar kepada generasi muda untuk terhindar dari korupsi. Pemerintah Kabupaten, lanjutnya, berkomitmen memberantas korupsi dengan bersinerji dengan aparatur lainnya. Begitupun pemberantasannya tidak hanya sekadar retorika belaka tetapi perlu tindakan kongkrit di lapangan.

“Elemen pemerintah, terus bergerak memberantas korupsi dengan bersinergi dengan unsur aparatur lainnya,” tegas Bupati.

Bupati memandang, pendidikan anti korupsi yang dikenalkan di sekolah-sekolah, merupakan langkah terbaik untuk mencegah korupsi sejak dini.

Kepala SMK Pusponegoro Jatibarang Moh Taufiq SPdI menjelaskan, seminar bertujuan untuk mengenalkan budaya korupsi untuk dihindari. Sehingga para siswa mendapatkan pendidikan sejak anti korupsi sejak dini. “Kami peduli dengan kehidupan masa depan generasi anak bangsa agar terhindar dari korupsi,” paparnya.

Selain seminar, para siswa juga diajak mensosialisasikan anti korupsi dengan memasang spanduk, baliho, dan stiker di tempat-tempat strategis.

Seminar diikuti 100 siswa SMA/SMK/MA dan 35 SMP/MTs dari wilayah Kabupaten Brebes dan Kabupaten Tegal. Sebagai pembicara dalam seminar tersebut Koordinator LSM Gerakan Berantas Korupsi (Gebrak) Darwanto dan Kejaksaan Negeri Brebes Antoni SH. (Ilmie)

Posted in: Pendidikan, Serba Serbi