BrebesNews.Co 2 September 2013 Read More →

Pulang Dari Jakarta, Caridin Pemuda Rancawuluh Dinyatakan Hilang Sudah Dua Pekan

Hilang(1)BREBESNEWS.CO-Sungguh miris sekali Pasangan suami istri, Wirja (63) dan Samyoh (57) masih terlihat sedih dan murung. Sejak dua pekan terakhir, anak bontotnya Caspandi alias Caridin (27) hilang bagai ditelan bumi.

Entah bagaimana dan apa penyebabnya. Segala upaya telah dilakukan namun hingga kini belum membuahkan hasil. Dia kini hanya bersabar dan berdoa agar segera ada kabar buah hatinya itu.

Hilangnya Caridin ini bermula seusai Lebaran, dirinya hendak ikut kerja kakaknya ke ibu kota sebagai kuli bangunan. Namun, baru satu hari Caridin sakit dan meminta pulang ke kampung halamannya Desa Rancawuluh RT 1 RW 1 Kecamatan Bulakamba. Oleh sang mandor Caridin hanya dibekali uang saku Rp 50 ribu dan diantar kakaknya ke terminal bus Pulogadung.

Dengan bekal Rp 50 ribu itu Caridin pun naik bus jurusan Jakarta-Pekalongan pada 20 Agustus 2013. Namun, hingga saat ini tidak juga sampai ke rumah. Kontan saja orang tua dan keluarga menjadi khawatir dan cemas. “Caridin itu baru pertama kali ke Jakarta, dia hanya bawa uang Rp 50 ribu makanya keluarga jadi khawatir,” kata Nur Yasin, kerabat Caridin yang juga Ketua LSM LP3BP Kabupaten Brebes.senin,(2/9).

Di tengah kecemasan yang sangat, berbagai upaya telah dilakukan oleh keluarga untuk mencari informasi keberadaan Caridin. Keluarga telah melaporkan ke pihak kepolisian hingga sejumlah orang pintar. Tapi, Caridin belum juga diketahui kabar beritanya.

“Orang pintar pernah bilang Caridin di sebuah tempat di Sukamandi, tapi saat keluarga ke sana ternyata tidak ada. Keluarga Caridin akhirnya hanya bisa pasrah dan berdoa terus,” ujar Yasin. Menurut keluarga, Caridin dikenal sebagai anak pendiam, pemalu dan memiliki suara yang lirih.

Ciri-ciri Caridin tinggi badan sekitar 157 centimeter, kulit warna kuning langsat dengan rambut pendek. Saat pergi, Caridin menggunakan kaos hitam celana pendek dengan mengenakan topi warna hitam. “Caridin ini juga tidak bisa baca tulis, saat kelas 1 SD keluar dari sekolah,” ujar dia. (Hendrik)

Posted in: Serba Serbi