BrebesNews.Co 25 March 2014 Read More →

Kampanye SBY Di Karangbirahi Diwarnai Kericuhan dan Adu Jotos

hen-SBY

*SBY disambut para konstituennya di stadion Karangbirahi

BREBESNEWS.CO -Kampanye Demokrat yang menghadirkan Ketua Pembina berikut ketua Umumnya Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dilaksanakan di Stadion Karangbirahi Brebes Selasa siang (25/3), ternyata diwarnai dengan kericuhan dan adu jotos para pengunjungnya.

Berdasarkan pantauan BREBESNEWS.CO di arena kampanye, kronologis kericuhan dipicu karena adanya salah satu pemuda yang mabok (mengkonsumsi minuman keras). Saat itu, sedang dipentaskannya Band Wali dengan sebuah lagu hitsnya. Namun, tiba-tiba saja pengunjung kampanye yang kebanyakan masih muda dan para pelajar saling dorong.

Ditengah saling dorong itulah pemuda yang mengkonsumsi minuman keras membikin ulah yang berbuntut adu jotos dengan pengunjung kampanye lainya. Selain terjadi adu jotos juga saling lempar sandal dan botol air mineral. Beruntung Insiden kericuhan itu dengan cepat bisa diredakan oleh para petugas baik kepolisian dan TNI yang berjaga di lokasi kampanye.

Kampanye Terbuka Partai Demokrat (PD) selain, dihadiri SBY, juga Istrinya Ani Bambang Yudhoyono, Sekjen DPP Partai Demokrat, Edhi Baskoro bambang Yudhoyono atau Ibas, serta Caleg Dari Dapil 9 Sukawi Sutarip beserta pengurus Partai Demokrat cabang Brebes.

Dalam orasinya di depan ribuan massa yang memadati Stadion Karangbirahi, SBY mengajak masyarakat Brebes untuk bersatupadu membangun negeri tercinta Indonesia. SBY mengajak para pengunjung dan simpatisannya yang berada di Kabupaten Brebes dan sekitarnya untuk memilih partai yang sudah ter-uji memimpin bangsa selama 2 periode ini.

Terkahir, SBY juga memberi beberapa Bola Sepak, dengan menendang ke arah pengunjung.

Sementara itu, akhir acara, Panwaslu Brebes,Yudi Nugroho dalam press relesenya mengatakan Panwas telah mengumpulkan bukti-bukti pelanggaran dalam kampanye terbuka Partai berlambang bintang mercy itu. Menurut pihak Panwas, dalam kampanye yang menghadirkan orang nomor 1 di Indonesia itu, terdapat pelanggaran.

Pelanggaran yang didapat yakni, banyakanya pelajar yang menggunakan seragam yang hadir saat kampanye. . Selain itu, banyak ibu-ibu bawa anak-anak mengahdiri kampanye. Namun pihak Panwaslu tetap berkoordinasi dengan Gakkumdu.

”Kita masih mengumpulkan data dengan banyaknya pelajar yang ikut kampanye.selain itu ada juga para wanita membawa anak kecil ikut kampanye.kami akan laporkan ke Gakkumdu,”tandas Yudi usai menyaksikan Kampanye itu. (HENDRIK)

Posted in: Politik