BrebesNews.Co 10 March 2014 Read More →

Tidak Dibayar, 4 Petani Bawang Asal Kemurang Ngadu Ke Polres Brebes

petani bawang

* Ilustrasi

BREBESNEWS.CO – Karena merasa di tipu, lantaran tidak kunjung mendapatkan bayaran hasil penjualan bawang merah, sejumlah petani asal Desa Kemurang Kulon Kecamatan Tanjung, Senin (10/3) mengadu ke Polres Brebes.

Petani bawang yang sebagian besar perempuan itu kemudian di terima oleh Unit III Satereskrim Polres Brebes.

Damas (60) saat ditemui usai di mintai keterangan polisi mengaku, kedatangannya ke Polres Brebes dilakukan setelah pihak pengepul bawang (bakul bawang-red) tidak membayarkan uang hasil penjualan bawang merah miliknya.

“Saya tidak sendirian, ada 4 petani lain yang ikut ngadu ke Polres Brebes hari ini,” kata Damas.

Ia mengaku sudah kesal dengan pengepul bawang merah bernama Imyati, warga Kemurang Wetan kecamatan Tanjung yang belum membayarkan uang hasil penjualan bawang merah. Menurutnya, uang yang belum dibayarkan oleh pihak pengepul (bakul bawang) nilainya mencapai puluhan juta lebih.

Damas mengaku, setiap kali panen, bawang merah terpaksa dijual ke pengepul yang sama karena Imyati  sang bakul bawang selalu mengancam tidak akan membayar nota penjualan sebelumnya. Namun meski nota penjualan sudah menumpuk, tapi pihak pengepul tidak kunjung membayarnya.

“Saya melaporkan ini karena sudah kesal dengan sikap Imyati yang tidak kunjung membayarkan nota penjualan bawang merah milik kami,”keluh dia.

Bersamaan dengan itu juga disampaikan Carti (53), petani bawang ini mengaku sudah beberapa kali menjual hasil panen bawang merah ke pengepul yang sama namun hingga kini belum juga dibayarkan.

“Ada sekitar Rp 25 juta nota penjualan yang belum dibayarkan,”terang dia. Carti berharap, dengan melaporkannya ke pihak polisi diharapkan pihak pengepul bisa secepatnya membayarkan hasil penjualan bawang merah yang menjadi haknya.

Saat ini, laporan dari beberapa petani bawang sudah masuk pihak kepolisian Brebes untuk ditindaklanjuti. (HENDRIK)

Posted in: Kriminal