BrebesNews.Co 14 August 2014 Read More →

Penganiaya Pasutri, Arista Akhirnya di Ganjar 7 Bulan Penjara

tahanan

Ilustrasi

BREBESNEWS.CO -Kasus oknum tak bertanggungjawab yang menganiaya Pasutri (pasangan suami istri), Nursoleh dan Suci Hartati Akhirnya di vonis 7 bulan penjara dikurangi masa tahanan oleh PN Brebes, Kamis(14/8/2014). Sebelumnya Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa 1 tahun penjara.

Pasutri ini mendapatkan perlakuan kasar dari 2 terdakwa setelah membela orang gila yang di gebukin (dianiaya-red) terdakwa yakni Arista Irfan (27) dan Toufik (sudah di vonis ) semuanya warga Kemurang Kulon, Kecamatan Tanjung.

Sidang yang di pimpin H.Slamet Suripto SH dan kedua Anggota,Teguh Arifiano SH,Iwan Gunawan SH.Agenda sidang mendengarkan putusan pengadilan.Kasus terjadi pertengahan 2013 Desa Kemurang,Kecamatan Tanjung,Brebes. Namun terdakwa Arista menjadi buronan pihak kepolisian dan berhasil di tangkap beberapa bulan yang lalu.

Kronologi dakwaannya yakni, kedua saksi korban yang terdiri dari suami istri (Nursoleh-Suci Hartati) melihat ada orang gila di pukulin oleh kedua terdakwa yakni Arista dan Taufik. Melihat kejadian yang tidak berperikemanusiaan itu, Nursoleh dan Suci Hartati mencoba melerai aksi yang dilakukan terdakwa (Arista, taufik).

Namun saat hendak melerai dan menghentikan penganiayaan terhadap orang gila itulah, alih-alih kedua pasangan suami istri ( Nursoleh-Suci Hartati) justru mendapat perlawanan dari kedua terdakwa, hingga mereka mengalami luka-luka di wajah.

Sebelumnya, terdakwa Arista menjadi buronan polisi dan berhasil di tangkap. Menurut JPU, Hendro Purwoko SH perbuatan terdakwa dikenakan pasal 170, pasal 351 KUHP tentang penganiayaan,

”Usai melakukan penganiayaan terdakwa yakni Arista kabur keluar kota. Sementara temannya Taufik yang juga terdakwa satunya sudah menjalani hukuman. Terdakwa Arista dikenakan pasal 170,jo pasal 351 KUHP dengan tuntutan hukuman 1 tahun penjara,” jelas JPU Hendro SH. (HENDRIK)

Posted in: Hukum, Kriminal