BrebesNews.Co 15 August 2014 Read More →

SMAN 2 Brebes Gelar Festival Batik Berpadu Aksesoris Barang Bekas

batik sma 2

Salah satu siswa SMAN 2 Brebes tengah bergaya menampilkan pakaian batik dengan paduan beberapa aksesoris yang di rancanng dari barang bekas oleh beberapa siswa teman-temannya.

BREBESNEWS.CO -Kreatifitas anak-anak SMA Negeri 2 Brebes dalam berbusana boleh diacungi jempol. Pasalnya, mampu memadukan barang-barang bekas diisulap jadi dandanan yang anggun mempesona. Termasuk tata rias dan penampilannya berlenggak-lenggok bak ratu sejagat. Hal tersebut terlihat pada Festival Batik Agustusan yang digelar disekolahnya Jalan Ahmad Yani Brebes Kamis (14/8).

“Daya kreatifitas anak bisa terlahir selagi dapat kita pacu, termasuk dalam dunia fashion show,” terang wakil kepala SMA Negeri 2 Brebes bidang Kesiswaan Agus Windarto SPd di sela kegiatan.

Sebanyak 60 siswa berpasangan mewakili kelasnya masing-masing tampil memukau dengan dandanan batik berpadukan barang-barang recycle. “Ke-enampuluh batik tersebut juga akan ditampilkan pada saat Karnaval Pembangunan yang digelar Pemkab Brebes 18 Agustus mendatang” tutur Agus.

Kepala SMA 2 Brebes Drs Edi Wahyudi MPd mengaku tertegun keheranan dengan kreatifitas siswanya dalam penampilan festival batik agustusan memperingati HUT ke-69 RI.
“Masa remaja, memang penuh dengan kreatifitas. Bisa saja mereka belajar dengan berselancar melalui internet,” ucapnya.

Dalam kontes tersebut, siswa melakukan tindakan kreatifitas sendiri tanpa bantuan ahli tata rias maupun tata busana. Tetapi dibantu teman-temannya sendiri di tiap kelas masing-masing.

Ada yang memadukan dengan kepingian CD, tutup botol air mineral, dedaunan dan segala media di sekitar kita. “Yang jelas, berupaya mendaur ulang barang yang kiranya tidak berguna menjadi berguna, recycle,” jelasnya.

Pembina fashion SMA 2 Brebes Asih menjelaskan kegiatan ini dikandung maksud untuk menggali potensi dan kreatifitas siswa yang disesuaikan dengan budaya setempat. Kita bisa berbuat, kalau kita punya niat untuk mewarnai kebudayaan sekitar kita. Termasuk batik yang merupakan hasil cipta karya wong Indonesia. “Mereka merias dan berkreasi sendiri,” tuturnya.

Selain kontes batik, juga digelar berbagai lomba seperti keluwesan, foto genik, penthung plastik, tarik tambang, kelereng, memasukan pensil dalam botol, tarik tambang dan lain-lain. Perlombaan digelar hingga Sabtu (16/8). (ILMIE)

Posted in: Pendidikan