BrebesNews.Co 15 October 2014 Read More →

Hari Cuci Tangan Sedunia Diperingati Di Sekolah TK Pertiwi Pendopo

tk

Wakil Bupati Narjo, memebrikan praktik cara mencuci tangan yang benar pada anak-anak TK Pertiwi Setkab Brebes dalam acara memperingati hari cuci tangan se-dunia

BREBESNEWS.CO -Hari cuci tangan pakai sabun se Dunia (HCTPSS), yang diperingati setiap tanggal 15 Oktober,untuk tahun ini, di Kabupaten Brebes bertempat di halaman Sekolah Taman Kanak-kanak Pertiwi kompleks Pendopo Brebes, Rabu, (15/10/2014).

Acara dibuka oleh Wakil Bupati Bpk.Narjo, dan juga dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Brebes Ny.Sri Legiastuti Narjo , Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes dr.Srigunadi M.Mkes, serta jajaran pengurus TP PKK Kabupaten Brebes, dan siswa-siswi TK Pertiwi .

Pada kesempatan itu beliau membacakan sambutan Bupati Brebes antara lain mengatakan Hari cuci tangan sedunia ,makna yang terkandung didalamnya yakni sebagai upaya untuk menurunkan tingkat kematian anak dan pencegahan terhadap penyakit yang dapat berdampak pada penurunan kualitas manusia.

Lebih lanjut dikatakan tangan merupakan organ yang paling sering bersentuhan dengan berbagai hal baik tubuh kita sendiri maupun benda-benda disekitar. Akibatnya tangan,dengan mudah menjadi perantara penularan penyakit golongan waterborne disease (Menular lewat air), penyakit tersebut antara lain,diare, tifus, kolera, disentri, hepatitis A, Leptospirosis, polio dan cacingan.

“Cuci tangan pakai sabun merupakan cara pencegahan penyakit yang sederhana ,karena tidak memerlukan alat canggih atau Vaksin,cukup air mengalir dan sabun.meski demikian, dampaknya sangat besar terutama untuk mencegah infeksi saluran cerna dan saluran napas,yang paling sering terjadi pada bayi dan balita,bahkan cuci tangan pakai sabun dapat menurunkan kasus Diare hingga 47 persen, ISPA ( infeksi aluran pernapasan akut) hingga 50 persen,serta direkomendasi untuk pencegahan FLU H1N1,” ujar Narjo dalam isi sambutannya.

Adapun cuci tangan pakai sabun sangat dilakukan pada 5 waktu kritis yakni :1.sebelum makan, 2.sebelum menyusui, 3.sebelum menyiapkan makan,4.sehabis buang air besar (BAB) dan terakhir yang ke-5.setelah menceboki.

“Sayangnya meskipun terkesan sederhana,hingga saat ini perilaku cuci tangan pakai sabun belumlah menjadi kebiasaan yang dilakukan secara global.data Kemenkes menunjukkan bahwa hingga sat ini baru 23 % masyarakat Indonesia yang mempraktekkan cuci tangan pakai sabun.Karenanya menjadi tugas kita bersamalah untuk membiasakan cuci tangan pakai sabun,” tandas Narjo mengakhiri kata sambutannya.

Usai pembacaan sambutan, kemudian diteruskan dengan acara cuci tangan pakai sabun diawali oleh Wakil Bupati Narjo diikuti dokter Srigunadi Jajaran pengurus TP PKK dan anak-anak TK Pertiwi Setda, usai Cuci tangan pakai sabun dilanjutkan Pemberian makanan Tambahan berupa bubur kacang Hijau Kepada anak-anak TK. (AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi