BrebesNews.Co 17 October 2014 Read More →

Lokasi Galian C untuk Urugan Proyek Tol Pejagan-Pemalang Diduga Tak Berizin

tol

Tampak dump truk sedang mengangkut urugan untuk jalan tol Pejagan-Pemalang yang di duga bermasalah karena ijinnya belum ada

BREBESNEWS.CO – Demi mencegah kerusakan lingkungan, Pemkab Brebes diminta tegas menertibkan sejumlah galian c yang diperuntukan untuk mencukupi kebutuhan material tanah merah bagi pembangunan proyek tol Pejagan-Pemalang. Sebab, sebagian galian C yang beroperasi untuk pembangunan jalan bebas hambatan ( jalan tol ) itu diduga tidak mengantongi izin.

Hal tersebut diungkapkan beberapa aktivis Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), saat rapat koordinasi monitoring evaluasi pembangunan tol Pejagan-Pemalang, di ruang rapat Sekda Pemkab Brebes, Kamis (16/10/2014) kemarin. “Kami meminta pemkab untuk segera menertibkan dan bersikap tegas terhadap keberadaan galian C yang diduga tidak berizin. Ini demi mencegah kerusakan lingkungan akibat galian C yang termasuk liar itu,” ungkap Suwarso, salah seorang aktivis LSM Brebes.

Suwarso mengindikasikan, salah satu galian C yang digunakan untuk memenuhi material bagi jalan tol Pejagan-Pemalang, dan diduga belum mengantongi izin berada di Desa Buara, Kecamatan Ketanggungan. Sudah hampir sepekan, galian C di desa itu beroperasi. Padahal, keberadaannya belum mengantongi izin dari instansi terkait. Meski izinnya sedang dalam proses, tetapi kegiatan eksplorasi harusnya tidak dilaksanakan terlebih dahulu hingga dokumen perizinannya telah dikeluarkan Pemkab Brebes.

“Kami minta Pemkab melalui instansi terkait segera turun ke lapangan untuk mengecek semua galian C yang ada di Brebes. Termasuk, galian C di Desa Buara, Kecamatan Ketanggungan yang diduga belum berizin, tetapi sudah beroperasi,” tandas Suwarso.

Menurutnya , selain untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan, upaya penertiban galian C juga dilakukan untuk penataan. Sehingga, pajak dari eksplorasi galian C itu bisa masuk secara maksimal ke daerah, sebagai pendapatan asli daerah. “Langkah ini kami nilai sangat mendesak dilaksanakan, demi penataan dan perlindungan terhadap lingkungkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Asisten I Sekda Pemkab Brebes, Suprapto mengatakan, masukan yang diterima itu akan segera ditindaklanjuti. Pihaknya akan memerintahkan intansi terkait baik Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) maupun Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk mengecekan semua galian C yang ada. Itu untuk mengetahui mana yang sudah berizin atau belum.

“Ketika ditemukan galian C yang tidak berizin, tentunya akan ada sanksi yang dijatuhkan,” tandas Suprapto saat memimpin rapat koordinasi monitoring pembangunan jalan tol Pejagan-Pemalang tersebut. (HENDRIK)

Posted in: Serba Serbi