BrebesNews.Co 14 April 2015 Read More →

BNK Brebes : Butuh 200 Tahun untuk Entaskan 5,2 Juta Pengguna Narkoba

14.Seminar penyuluhan Narkoba oleh BNK Brebes

Seminar penyuluhan Narkoba oleh BNK Brebes di kecamatan Paguyangan

BREBESNEWS.CO – Sepanjang tahun 2014 hingga 2015 ini, tercatat baru ada 2 orang yang berani melaporkan dirinya sebagai seorang pengguna narkoba. Padahal dalam PP nomor 25 tahun 2011 di jelaskan bahwa pengguna narkoba mendapatkan Hak Pecandu Narkotika dalam mendapatkan pengobatan dan/atau perawatan melalui rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial.

Demikian dikatakan kepala BNK Brebes, Supriyadi S.Sos kepada BREBESNEWS.CO, seusai kegiatan Seminar Penyuluhan Narkoba, Selasa siang (14/04/15) di Majlis Dzikir Al Asmaul Husna Desa Wanatirta Kecamatan Paguyangan.

Kegiatan yang di prakarsai oleh Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Bumiayu ini dikuti sekitar 50an Mahasiswa dan pelajar sekecamatan Paguyangan.

Berdasarkan data dari BNN, lanjut Supriyadi, di Indonesia untuk pengguna narkoba pada tahun 2014 tercatat ada sekitar 4,2 juta orang dan pada tahun 2015 mengalami kenaikan hingga mencapai 5,2 juta pengguna.

“Jika dalam setahun kita hanya bisa merehabilitasi sebanyak 18.000 hingga 20.000 pengguna narkoba, maka kita butuh sekitar 200 tahun agar 5,2 juta pengguna ini bisa direhabilitasi dan kembali normal,” papar supriyadi.

Dirinya mengakui bahwa masih banyak masyarakat yang takut untuk melaporkan diri atau melaporkan anggota keluarganya yang menjadi pengguna atau pemakai. Mereka terjebak jika melapor maka si pengguna narkoba tersebut akan di kriminalisasikan dan jika direhabilitasi juga harus mengeluarkan biaya yang banyak.

“Pelapor tidak akan dipungut biaya alias gratis dan pengguna narkoba akan kita bina selama masa rehabilitasi,” imbuhnya.

Ustadz Muflihin selaku pembina HMI komisariat Bumiayu menyatakan, pihaknya akan berupaya melakukan kampanye anti narkoba baik dilingkungan dunia pendidikan dan juga masyarakat luas.

“Keberadaan majlis dzikir AL Asmaul Husna ini juga sebagai wadah bagi para pecandu narkoba yang ingin sembuh,” tutup Muflihin. (DHANI_Bumiayu)

Posted in: Serba Serbi