BrebesNews.Co 16 April 2015 Read More →

Kasus Penipuan, Oknum Polisi Minta Hakim Putus Ringan Hukumannya

polisi

Ilustrasi

BREBESNEWS.CO -Sidang kasus penipuan yang dilakukan oknum polisi kembali disidangkan. Agenda sidang yakni pembacaan pembelaan terdakwa. Sidang terbuka dengan Nomor Perkara Pidana 23 /pid .b/2015/pn.bbs, dengan terdakwa oknum anggota polisi Polres Brebes bernama Dika Y.

Sidang pasal penipuan dengan korban seorang wanita Khojiatun warga Desa Kalilangkap Kecamatan Bumiayu dipimpin Teguh Arifiano SH,MH, Iwan Gunawan SH,MH , Devita werdiningsih SH. Didampingi panitera Istiqomah.

Korban merasa tertipu oleh oknum polisi dengan kerugian sebesar Rp 74.700.000.

Kronologisnya, bahwa oknum polisi Dika Y menjalin kasih dengan korban Khojiatun. Dalam perjalanannya, oknum polisi tersebut berjanji akan menikahi korban dan meminjam uang kepada korban. Namun janji polisi itu tidak terpenuhi atau ingkar. Akibat kejadian itu, korban mengaku mengalami kerugian 74 juta dengan peminjaman bertahap kepada oknum polisi tersebut.

Dalam pembacaan pledoi ( nota pembelaaan) penasihat hukum terdakwa AKBP Setyani Rahayuningsih SH,Mhum dan AKBP Suci Rohyati M.Hum Selasa 14 April 2015, meminta agar majelis hakim putus ringan hukuman terdakwa. Pasalnya terdakwa sudah punya itikad baik mengembalikan uang yang di pinjam terdakwa.

Alasan minta keringanan hukuman menurut penasihat terdakwa antaranya bahwa terdakwa baik selama bertugas di kepolisian. Ada niat baik terdakwa akan mengembalikan uang korban kalau pinjaman banknya cair, dan pernah mencicil selama 23 kali.

“Terdakwa kenal korban dan pernah meminjam uang terdakwa 200 sampai 300 ribu rupiah untuk facial dan dipakai bersama,” ujar AKBP Setyani.

Sementara, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Hendro Purwoko SH beranggapan kalau jaksa telah membuktikan pelaku bersalah dengan pasal dakwaan 378 KUHP. JPU tetap pada tuntutan awal yakni 1 tahun 6 bulan.

”Kami telah mengenakan pasal 378 tetap pada tuntutan 1,6 tahun. Semua itu tergantung putusan majelis hakim nantinya,” tandas Hendro.

Posted in: Hukum