BrebesNews.Co 16 May 2015 Read More →

Berniat Ambil Air Laut, 2 Warga Bangsri Tewas Tersambar Petir

mati

Salah satu korban tersambar petir saat hendak di sucikan

BREBESNEWS.CO – Berniat ambil air laut untuk keperluan syarat membangunan rumah, 2 warga Desa Bangsri RT 4 RW 4 Kecamatan Bulakamba tewas tersambar petir. Keduanya tewas, setelah berusaha ngiup di warung kopi di lokasi Pantai Randusanga Indah, Jumat petang (15/5/2015) sekitar pukul 17 30 WIB.

Kedua korban tewas tersebut antaranya mertua dan mantu, yakni Saryo alias Bugel (50) sang mertua dan Risdiyanto (30) mantunya.

Ditemui di rumah orantruanya di Bangsri, Ending (33) anak kandung laki-laki Saryo menuturkan, awal kejadian yakni saat bapaknya Saryo hendak mengambil air laut bersama adik iparnya Risdianto untuk keperluan syarat pembangunan rumah dirinya yang berada di desa asal tempat istrinya Desa Blubuk, Kecamatan Dukuh Waru Kabupaten Tegal.

Rumah yang sudah digarap 2 hari itu dan masih berbentuk bangunan pondasi, oleh Saryo orang tuanya mengatakan agar pondasi disiram dulu dengan air laut agar diberi keselamatan dan kelancaran dalam proses pembangunannya.

Untuk memenuhi hajatnya itulah (buka kaki rumah-red), bapaknya lalu mengajak adik iparnya Risdiyanto ke Pantai Randusanga untuk keperluan mengambil air laut Jumat sorenya.

Setelah sampai di Pantai Randusanga tiba-tiba saja hujan turun disertai petir, sehingga membuat keduanya yang belum sempat mengambil air laut mampir dulu ke warung kopi pinggir pantai untuk ngiup dan memesan air kopi. Tapi tak selang berapa lama ngiup, ternyata petir datang seketika, dan menyambar bapak dan adik iparnya yang sedang duduk-duduk dikedai warung, hingga merekapun tewas di lokasi kejadian.

“Iya, bapak terkena petir dulu, lalu adik iparnya meski berjarak sekitar 5 meter jauhnya namun kena juga sambaran petir hingg tewas,” ucap Ending kepada BREBESNEWS.CO, Sabtu (16/5/2015).

Ending sendiri mengaku dapat kabar tersambar petir bapak dan adik iparnya setelah pihak polisi mengabari keluarganya.

Sementara itu, BREBESNEWS.CO yang juga datang ditempat lokasi Pantai Randusanga, tampak di warung tempat kejadian tersambarnya 2 warga Bangsri milik Kastiman tersebut tidak jualan.

Oleh Kaswandi pemeilik warung yang bersebelahan dengan tempat kejadian menerangkan, pemilik warung Kastiman sedang menunggui anaknya yang bernama Dhani yang juga kena petir, namun hanya terluka dan sempat tak sadarkan diri.

“Bapak Kastimannya berada di RSUD sedang menunggui anaknya yang juga kena petir mas, ” jawab Kaswandi. (AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi