BrebesNews.Co 15 September 2015 Read More →

Kisruh di RSUD Bumiayu, Bupati dan Komisi 4 DPRD Brebes Panggil Direkturnya

IMG_20150915_122518

Pamor Wicaksono (kiri) dan Bupati Idza Priyanti saat di wawancara wartawan soal kisruh di RSUD Bumiayu

BREBESNEWS.CO -Permasalahan yang terjadi di RSUD Bumiayu, mendapat perhatian khusus dari Pemda Brebes dan Komisi 4 DPRD Brebes.

Kisruh soal penanganan menejemen RSUD Bumiayu hingga menjadikan salah satu dokter spesialisnya yakni dr Ahmad Ridho SpOG berkeinginan mengundurkan diri sampai mencuat ke media sehingga banyak diketahui oleh publik,

Hal ini menunjukkan ada sesuatu yang tidak sehat dalam menejemen RSUD tersebut. Adanya kekisruhan internal dan jika tidak ditangani akan sangat berdampak pada pelayanan kesehatan terhadap masyarakat.

Jika itu terus terjadi, tingkat kepercayaan masyarakat yang sebenarnya juga masih sangat rendah akan makin menurun.

Menanggapi hal itu Bupati Brebes Idza Priyanti mengatakan Pemda akan memanggil Dirut dan Manajemen RSUD Bumiayu sebagai evaluasi dan perbaikan hingga mencari solusi bersama.

”Siang ini, (Selasa red) kita panggil pihak-pihak terkait dengan mencari solusi untuk RSUD Bumiayu.Kami bersama Komisi 4 akan memediasi persoalan itu.Tindakan ini sebagai mencegah berhentinya pelayanan kesehatan kepada warga Bumiayu.” jelas Idza usai rapat paripurna penyampaian Raperda Brebes tentang Perubahan APBD Brebes Tahun 2015 di gedung DPRD Brebes,Selasa (15/9/2015).

Sementara itu anggota Komisi 4,Pamor Wicaksono menambahkan kondisi itu berarti sudah sangat mendesak adanya penanganan, baik oleh internal manajemen di RSUD sendiri maupun dari pihak terkait, seperti Dinas Kesehatan, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) maupun Bupati Brebes.

“Bisa jadi persoalan di RSUD Bumiayu juga bukan persoalan manajemen semata, maka perlu ada penanganan dan jika ada hal yang tidak beres juga harus segera diluruskan,” ujar Pamor.

Dia berharap apa pun permasalahannya harus cepat diselesaikan, karena ini juga bukan menjadi rahasia umum dan banyak diketahui oleh masyarakat.

“Kami minta kepada pihak-pihak yang berseteru agar menahan dan tidak memberikan statemen ke publik” tandas Pamor. (HENDRIK)

Posted in: Serba Serbi