Visi Misi Calon Bupati Brebes
BrebesNews.Co 4 November 2015 Read More →

Idza Dagangan Batik Salem dan Telor Asin di Ciamis

dagang batik

Bupati Brebes Idza Priyanti (berkerudung) saat menawarkan dagangan batik Salem di acara Porsenitas Kunci Bersama Kabupaten Ciamis Jawa Barat

BREBESNEWS.CO -Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE, menawarkan dagangan batik Salem dan telor asin pada pameran produk unggulan antar Wilayah di Gedung Islamic Center Ciamis, Jawa Barat, Selasa (3/11/2015).

Dalam sekejap dagangan yang di jajakan langsung diserbu pembeli dan ludes diborong. Bahkan Sekretaris daerah (sekda) Provinsi Jawa Barat dan Bupati Ciamis Iing Syam Arifien serta Ketua Badan Kerjasama Antar Daerah Perbatasan Jabar- Jateng, Aang Hamid Suganda, juga ikut memborong batik dan telor asin.

Pengunjung pameran, tidak mengetahui kalau yang sedang menghadapi dagangan di Stand Brebes adalah Bupati Brebes.

“Murah, tapi bukan murahan, Pa. Ini produk asli Brebes dari Kecamatan Salem, makanya dinamakan batik salem atau batik brebesan,” kata Bupati sambil menawarkan dagangannya kepada Sekda Jabar Iwa Karniwa.

Pameran digelar dalam rangkaian Pekan Olah Raga dan Seni Wilayah Perbatasan (Porsenitas) Kunci Bersama yang meliputi Kabupaten Kuningan, Cirebon, Majalengka, Ciamis, Kota Cirebon, Kota Banjar, dan Kabupaten Pangandaran dan daerah perbatasan Brebes dan Cilacap.

Kegiatan ini adalah yang ke-4 dan dilaksanakan di Islamic Center Ciamis, 2-4 November 2015.

Kerjasama jelang MEA

Pameran di buka Sekda Jabar, dalam sambutannya dia mengatakan, kerjasama produk unggulan antar wilayah merupakan salah satu kunci kuat dalam upaya membentengi serbuan barang serupa dari negara lain. Pasar bebas Masyarakat Ekonomi Asean yang akan datang yakni 2016 merupakan merupakan kesempatan untuk membuka kran pangsa pasar lebih luas.

“MEA tidak perlu ditakuti. Kerjasama solid produk unggulan antar wilayah, justeru merupakan salah satu benteng kuat dalam melindungi produk lokal saar pasar bebas tersebut dibuka. Sudah saatnya cinta produk dalam negeri,” tuturnya.

Sementara itu Sekda Provinsi Jabar Iwa Karniwa menegaskan salah satu dukungan untuk memerkuat produk lokal adalah dengan memermudah penyaluran kredit bagi usaka menengah kecil mikro (UMKM) dari pihak perbankan.

Sementara itu di hadapan depan pimpinan wilayah Kunci Bersama, Sekda Provinsi jabar, Iwa karniwa juga kembali mengingatkan setiap wilayah harus memiliki produk unggulan. Meski demikian, dia mengingatkan agara produk yang dihasilnya tidak sama. Alasannya untuk menghindari terjadinya persaingan produk sesama daerah.

“Hal tersebut juga sama halnya dengan one village, one product atau ovop. Hal itu untuk meningkatkan daya saing dengan produk luar. Apabila sampai terjadi produk sama, maka pada gilirannya terjadi persaingan sendiri, sebaliknya harus saling mendukung,” tuturnya.

Keikutsertaan Kabupaten Brebes dalam kegiatan Pameran produk unggulan dan Porsenitas merupakan salah satu ajang untuk mempererat hubungan dan silaturahmi antar wilayah perbatasan.

“Soliditas hubungan antar wilayah perbatasan, juga menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kerjasama antar wilayah. Lewat Porsenitas bukan semata-mata prestasi, akan tetapi lebih utama adalah hubungan kerjasama antara wilayah tergabung dalam kawasan Kunci Bersama,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dinparbudpora) Kabupaten Brebes Amin Budiraharjo melalui Kabid Pemuda dan Olahraga Wika Agustyono mengatakan, Kabupaten Brebes mengirimkan 50 atlet dalam 6 cabang. Yakni Volly pantai, Futsal, tenis lapangan, bulu tangkis, senam, tenis meja.

Pembukaan Pameran maupun Porsenitas ditampilkan berbagai kesenian yang spektakuler dari 9 wilayah perbatasan. Kabupaten Brebes menampilkan Rampak genjring yang cukup mendapatkan sambutan hangat dari hadirin. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi