Visi Misi Calon Bupati Brebes
BrebesNews.Co 6 February 2016 Read More →

Dituntut 1 Bulan, Pledoi Terdakwa Penipuan IMB Minta Hukuman Diperingan

imb

Ilustrasi

BREBESNEWS.CO – Sidang kasus pemalsuan Ijin Mendirikan Bangunan (IMB) dengan terdakwa Darno bin Dulatif warga Desa Klampok Kecamatan Wanasari, kini memasuki agenda pembacaan pledoi (pembelaan terdakwa) kepada Majelis Hakim, Kamis (4/2/2016).

Di sidang sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut terdakwa 1 bulan di PN Brebes,

Dalam Pledoinya, terdakwa memohon agar majelis hakim mempertimbangkan kasusnya secara adil dan bijaksana. Selain itu hukuman yang di berikan seringan-ringannya.

“Saya mohon majelis mempertimbangkan keputusan dalam kasus saya. Saya minta hukuman yang seringan-ringanya,” ucap terdakwa dalam Sidang.

Menurut JPU, Ardiansyah SH terdakwa dikenakan pasal 263 ayat 1 KUHP,pasal 378 dan pasal 372.Pihaknya menuntut terdakwa 1 bulan penjara.

“Status terdakwa kini merupakan tahanan kota, kami menuntut 1 bulan. Kendati terdakwa membacakan pledoinya soal permintaan keringan hukuman, namun kami tetap pada tuntutan kami,” terang Ardiansyah SH.

Sidang akan dilanjutkan 10 Februari mendatang dengan agenda putusan hakim.

Sebelumnya, Kepala Pelayanan Perizinan Terpadu (KPPT) Pemkab Brebes, Ratim mengatakan, terbongkarnya IMB palsu yang beredar di masyarakat itu, bermula dari seorang warga yang mengajukan permohonan pembuatan izin gangguan (HO) di Kantor KPPT.

Petugas merasa curiga terhadap dokumen IMB yang menjadi persyaratan dalam memproses pembuatan izin HO tersebut.

Kecurigaan muncul karena secara fisik dokumen IMB tersebut berbeda dengan dokumen resmi yang dikeluarkan KPPT Pemkab Brebes. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata dokumen IMB itu diketahui palsu.

Dia menjelaskan, dari hasil penelitian lebih lanjut diketahui perbedaan IMB palsu dengan yang asli sangat jelas.

Di antaranya, pada blangko Surat Keputusan (SK) Bupati Brebes yang dipalsukan, dengan jenis huruf yang digunakan pada kop tidak sesuai cetakan blangko asli IMB terbitan KPPT.

Penulisan alamat email tidak sesuai dengan blangko asli terbitan KPPT. Kemudian, isi materi tidaks sesuai dengan standar tata naskah KPPT. Tanda tangan Kepala KPPT dipalsukan, stempel KPPT Pemkab Brebes juga dipalsukan. (HENDRIK)

Posted in: Hukum