Visi Misi Calon Bupati Brebes
BrebesNews.Co 10 February 2016 Read More →

DPUTR Pemkab Brebes Siap Tuntut Dampak Kerusakan JalanTol

banjir

Kondisi Undepass jalan tol Pejagan – Brebes yang senatiasa banjir bila hujan turun

BREBESNEWS.CO -Bagi warga Brebes, yang infrastrukturnya terkena imbas proyek pembangunan Tol Pejagan – Brebes, mendesak kepada pihak pelaksana dalam hal ini PT Waskita untuk segera diperbaiki.

Pasalnya, hingga kini masih banyak ruas jalan atau infrastruktur yang masih dibiarkan rusak dan belum diperbaiki akibat dampak pengerjaan jaln tol tersebut.

Padahal, sesuai perjanjian yang telah ditandatangani pihak pelaksana pembangunan tol akan mulai memperbaiki jalan rusak itu pada awal Februari.

“Kalau sesuai perjanjian yang telah ditandatangani bersama antara Pemkab Brebes dengan PT Pejagan-Pemalang Tol Road (PPTR) selaku pelaksanan pembangunan jalan tol tersebut, tercatat ada 12 ruas jalan yang perbaikannya menjadi tanggung jawab pelaksana tol,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Pemkab Brebes, Nuhsy Mansyur saat ditemui pada acara Pemasangan tiang pertama RSUD Brebes, Rabu (10/2/2016).

Cek lapangan

Menurut dia, dari hasil cek lapangan yang dilaksanakan pihaknya, hampir sebagian besar kondisi jalan khususnya jalan Kabupaten yang rusak akibat proyek jalan tol Pejagan-Brebes Timur itu belum ada yang diperbaiki secara permanen. Padahal, pembangunan jalan tol itu kini hampir selesai.

Namun demikian, kata dia, hingga saat ini baru satu ruas jalan, yakni di Pebatan (Wanasari) – Rengaspendawa (larangan) yang mulai diperbaiki secara permanen. Itu pun belum seluruh ruas jalan yang rusak di perbaiki, hanya sekitar 1,8 kilometer.

“Sesuai cek lapangan dan kesepakatan bersama kerusakan di ruas tersebut mencapai 3 kilometer,” tutur Nushy.

Dia menejelaskan, dampak belum diperbaikinya kerusakan jalan akibat pembangunan tol tersebut sudah sangat meresahkan warga. Sebab, warga di sekitar jalan rusak itu mengaku sangat terhambat aktivitasnya. Kondisi demikian, diperparah dengan hampir seluruh anderpass tol yang selalu tergenang air bila hujan turun.

“Kami menagih janji sebagaimana perjanjian yang telah ditangani karena warga sudah sangat resah. Apalagi warga mengetahui jika pembangunan tol hampir selesai, dan mereka takut pelaksana tol tidak bertanggung jawab,” katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan, Pemkab Brebes sebenarnya sudah sangat banyak kontribusinya terkait dampak proyek tol tersebut. Di antaranya, dilakukanya perbaikan ruas jalan yang tidak menjadi tanggung jawab pelaksana tol, seperti di ruas Jatibarang – Brebes, Pebatan-Rengaspendawa dan beberapa ruas lainnya.

“Sejauh ini pihak pelaksana tol cukup respon terhadap desakan kami ini. Namun jika mereka ingkar janji, kami siap menuntut secara kelembagaan agar mereka bertanggung jawab. Rencananya, dalam minggu ini kami juga akan mengadakan rapat koordinasi dengan pelaksana tol terkait perbaikan jalan ini,” tegasnya. (HENDRIK)

Posted in: Serba Serbi