Visi Misi Calon Bupati Brebes
BrebesNews.Co 8 February 2016 Read More →

Santri Pondok Al-Falah Jatirokeh Ikuti Ngaji Jurnalistik

nganji

Pelatihan Jurnalistik di Pondok Al-Falah Jatirokeh

BREBESNEWS.CO -Sejumlah 100 santri putra dan putri Yayasan Pondok Pesantren modern (YPPM) Al-Falah Desa Jatirokeh Kecamatan Songgom, mengikuti pelatihan dan workshop jurnalistik, Sabtu – Minggu lalu (6-7/2/2016).

Kegiatan ini diselenggarakan atas kerjasama tim Gisaf (Gubuk Ilmu Sahabat Fikri) Brebes dengan organisasi santri ponpes al-Falah.

Selama dua hari (Sabtu – Minggu) mereka digembleng materi teknik penulisan berita dan artikel opini serta praktik penulisannya. Sehingga dalam waktu yang relatif singkat para santri mampu membuat beragam tulisan untuk mengisi majalah pondok.

“Pelatihan Jurnalistik ini diadakan selama dua hari. Anak-anak akan dibekali pengetahuan dasar jurnalistik, teknik penulisan artikel opini dan juga laporan berita. Selain itu, para peserta juga dibekali pengalaman langsung untuk praktik wawancara dan belajar design grafis serta lay out”, Papar Andi Hakim selaku direktur Gisaf.

KH. Nasrudin selaku pengasuh pondok pesantren al-Falah menuturkan bahwa pelatihan jurnalistik sangat penting sebagai bekal soft skill santri sehingga setelah lulus dari pondok mereka memiliki keterampilan menulis.

Para lulusan dari pondok diharapkan mampu menginisiasi lahirnya media cetak asli dari Brebes mengingat selama ini Brebes belum memiliki media cetak seperti kabupaten atau kota lain seperti Tegal yang sudah memiliki Radar Tegal.

“Keberadaan media itu sangat pentinguntuk mengontrol atau mengawasi jalannya pemerintah sekaligus mempublikasikan program-program yang telah diselenggarakan oleh pemerintah,” lanjut Nasrudin, yang pernah menjabat sebagai DPR RI.

Adellia salah satu peserta, menuturkan kegiatan pelatihan jurnalistik ini sangat bermanfaat karena dapat menumbuhkan bakat-bakat menulis para santri. Dia juga merasa kegiatan ini tepat sekali untuk menyalurkan hobinya dalam menulis puisi.

Ketua organisasi santri Ma’had Al-Falah Modern, Khijazi menyatakan bahwa secara umum kegiatan pelatihan jurnlistik ini sungguh bermakna karena selain diajari teori, para santri juga diajari praktik desain grafis dan melayout majalah.

“Potensi dan semangat peserta sangat besar, akan disayangkan jika tidak dibina dan diarahkan dengan baik” tutur Basuki, Layouter dan Desainer Gisaf.

Peserta pelatihan dibagi menjadi tujuh kelompok. Dan dalam waktu sinkat, para peserta mampu menghasilkan tujuh majalah dengan tiga diantaranya mendapat predikat yang sangat baik dari kategori desain, isi dan bahasa.

Pelatihan jurnalistik ini tidak berhenti disini saja namun para peserta harus terus berlatih menulis. Dalam rangkaian kegiatan Akhirus Sanah para peserta yang sudah dibagi menjadi tujuh kelompok ditantang untuk meliput segala aktivitas di Ponpes Modern Al-Falah.

“Kelompok yang mampu menghasilkan karya terbaik akan dipublikasikan menjadi majalah pondok yang akan dibagikan kepada para siswa baru dan wali santri”, tandas Khijazi. (*)

Kiriman Andi Hakim
Editor : AFiF.A

Posted in: Serba Serbi