Visi Misi Calon Bupati Brebes
BrebesNews.Co 23 April 2016 Read More →

Marak Wartawan Abal-abal, Pemkab Gelar Studi Media dan Seleksi Wartawan

IMG_20160422_134316-1

Dua pembicara dalam Studi dan Seleksi Wartawan Gunawan Permadi (kiri) dan Helmi Hidayat (kanan) dalam confrensi pers dalam uji latihan wartawan Brebes

BREBESNEWS.CO -Terkesan begitu gampangnya membuat suatu media menyebabkan menjamurnya wartawan yang abal-abal. Hal tersebut disebabkan dalam UU Pers no 40 tahun 1999 mengimplementasikan kebebasan Pers.

Bahkan di era Gus Dur wartawan bebas membentuk media tanpa ada campur tangan pemerintah. Namun, kebasan Pers menjadikan sekarang justru banyak wartawan banyak melanggar norma dan hukum.

Demikian benang merah dari acara Studi Media dan Seleksi Wartawan 2016 di Aula Pertemuan Hotel Grand Dian, yang di sampaikan pembicaranya Helmi Hidayat, mantan praktisi media dan Dosen Komunikasi ini Jakarta, Jumat (22/4/2016).

Studi Media dan Seleksi Wartawan yang diadakan Bagian Humas dan Protokler Setda Brebes ini diikuti sekitar 100 wartawan peliputan Brebes.

“Akibat pelanggaran norma dan hukum inilah mengakibatkan fenomena kinerja wartawan mulai tidak profesional. Beberapa kasus pemerasan kerap terjadi yang di lakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Inilah yang memunculkan istilah wartawan abal-abal atau wartawan bodrek sekarang ini,” terang mantan wartawan Republika ini.

Sementara itu, pembicara ke dua yakni Wakil Ketua PWI Jateng dan Pimred Wawasan, Gunawan Permadi menuturkan dari beberapa ratus ribu wartawan yang terdaftar di Dewan Pers hanya 22 persen saja yang baca Kode Etik Jurnalistik.

“Wajar saja kalau banyak wartawan yang menerjang norma etika dan hukum dalam liputan karena kurang memahami kode etik dalam bekerja,” ucap Gunawan.

Untuk solusi ini, tambah Gunawan tepat kiranya kalau wartawan harus berbenah diri dalam kerja profesionalnya melalui pendidikan dan seleksi wartawan yang senantiasa di lakukan lembaga dengan kerja sama dengan Dewan Pers ini.

Ketua Panitia yang juga Kasi pemberitaan Humas Brebes Lusi Indri mengatakan, kegiatan ini hanya meningkatkan kinerja wartawan dapat lebih profesional dalam meliput dan menyajikan berita. Setelah studi media ini pihak humas akan mengeluarkan kartu Humas untuk liputan wilayah Brebes.

“Bagi rekan-rekan media yang lulus.Nilai berita yang bagus akan di beri poin 7 dan berhak memperoleh kartu humas serta akan di ajukan ke PWI Jateng untuk mengikuti uji kompetensi latihan wartawan.” tandas Lusi Indri.

Seleksi wartawan di akhiri dengan pembuatan berita oleh para wartawan dengan menyajikan confrensi pers yang dilakukan oleh Helmi Hidayat.

Helmi Hidayat yang seolah-olah sebagai Duta Besar Thailand memberikan keterangan yang harus di buat berita oleh peserta seleksi dengan tema ‘Pembuatan Jembatan Poros Asean oleh Presiden Jokowi untuk mewujudkan Asean Bersatu dalam mendukung Masyarakat Ekonomi Asean (MEA). (HENDRIK)

Posted in: Serba Serbi