Visi Misi Calon Bupati Brebes
BrebesNews.Co 27 April 2016 Read More →

Melongok Angkutan Pir di Bulakamba yang Mulai Sepi Peminat

IMG_20160427_094707-2

Pir dan penumpangnya di Bulakamba

BREBESNEWS.CO – Pir atau dokar atau juga andong merupakan salah satu tranportasi tradisionil Kabupaten Brebes yang mulai pudar keberadaannya namun masih di minati oleh para pedagang dan ibu rumah tangga.

Pir adalah angkutan dengan mengunakan tenaga kuda sebagai penarik gerobak. Di era 80 an, angkutan desa ini menjadi primadona oleh warga desa dari Desa Bulakamba hingga ke Desa Cipelem.

“Dulu ada sekitar tahun 80 an ada 20 PIR yang biasa mangkal di jalur Bulusari.Sekarang hanya 9 saja itupun yang aktif hanya 6,” jelas Narto sais atau sopir pir yang biasa mangkal depan pasar Bulakamba ini.

Narto menceritakan pekerja yang di gelutinya penuh dengan resiko.Pasalnya,Kuda terkadang kerap stress akibat mangkal terkena panas.Walau hujan dan panas menyengat tak membuat surut niat Narto bekerja menjadi Pengemudi pir.

“Dalam mengais rejeki saat ini harus bersaing dengan angkutan jenis Tossa, Ojek dan tukang becak. Beruntung kami masih di gunakan pedagang dan ibu-ibu rumahtangga.Penghasilan sehari cukup buat makan sehari-hari,selebihnya untuk Menyekolahkan anak,” tutur Narto.

Hal senada juga di sampaikan Rohman (48). Dia mengatakan peminat angkutan pir sekarang kurang di minati.bahkan untuk operasional di batasi waktu.

“Pemuda enggan menaiki pir. Mereka lebih memilih angkot desa. Untuk ongkos paling jauh cipelem Rp 5000.Kadang kalau ada 3 orang penumpang ya mangkat,” terang Rohman.

Ditanya terkait masalah penghasilan Rohman tidak mau menjawab, hanya tersenyum lebar.

“Cukup buat makan om.kalau ramai lumayan bias buat bayar anak sekolah,” tutup Rohman. (HENDRIK)

Posted in: Serba Serbi