Visi Misi Calon Bupati Brebes
BrebesNews.Co 26 May 2016 Read More →

3 Hari Warga Kluwut Mogok Makan Akibat Rumahnya Disita Bank

IMG_20160525_120049

Kondisi keluarga Sarkah asal Kluwut Bulakamba yang 3 hari ini melakukan aksi mogok makan di BTPN jalan Ahmad Yani

BREBESNEWS.CO -Dalam kurun waktu 2 tahun terakhir nasib nelayan kian susah mencari ikan hingga kehidupan ekonominya terasa sulit. Hal ini karena diakibatkan sering datangnya cuaca ekstrim dan hujan barat yang memicu gelombang pasang.

Dengan kondisi demikianlah Sarkah (60) warga Kluwut Kecamatan Bulakamba nekat melakukan pinjaman di salah satu Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) Cabang Brebes guna menunjang kerjanya sebagai nelayan.

Dengan bermodal sertifikat rumahnya Sarkah nekad menjaminkan di bank tersebut sebesar 146 juta rupiah pada akhir tahun 2014.

Namun sayang dengan kondisi yang paceklik Sarkah beberapa bulan terakhir tidak bisa mengangsur pinjamannya. Akibat kejadian inilah rumah jaminan sempat di sita Bank yang meminjaminya.

“Kondisi nelayan 2 tahun terakhir sangat pailit. Banyak nelayan menjaminkan sertifikat rumahnya karena nyaris bangkrut. Karena tidak sanggup membayar akhirnya rumah di sita bank,” terang Sarkah terbata-bata saat ditemui dipelataran Bank BTPN di jalan Ahmad Yani Brebes, Kamis (26/5/2016).

Sarkah mengaku,pihak keluarga sudah berupaya membayar beberapa kali setoran.namun di tengah pembayaran keluarganya tidak mampu melanjutkan setoran utang.

“Sudah 14 kali setor selanjutnya kami tidak mampu. Hingga pihak Bank menyita dan melelang rumah kami. Kami orang kecil mau tinggal dimana? kami mogok makan dan akan terus melakukan mogok makan hingga ada kejelasan soal rumahnya,” terang Sarkah.

“Kami sekeluarga berharap dengan kejadian ini Bupati mau turun tangan membantu kami,” tambah bapak dengan 6 anak dan 4 cucu ini.

Sementara pendamping korban, Gunawan SH mengatakan berupaya membantu korban nelayan Kluwut itu dengan mediasi dengan pihak bank, namun menurut pihak kreditor masih menunggu informasi dari Cabang Tegal.

“Berdasarkan keterangan klien kami, rumah sudah di lelang tanpa pemberitahuan pemilik rumah. Kami berupaya memediasi kasus ini. kami hanya minta jangan sita karena di upayakan untuk membayar,”aku Advokad asal Pasarbatang ini.

Berdasarkan pantauan di lapangan terlihat sejumlah sanak saudara Sarkah yang mogok makan terlihat lemas di hari ketiga semenjak Selasa 24 Mei kemarin.

Sejumlah polisi tampak berjaga di depan Bank BTPN. Hingga kini menurut keluarga Sarkah belum ada pihak yang membantunya. (HENDRIK)

Posted in: Serba Serbi