Visi Misi Calon Bupati Brebes
BrebesNews.Co 26 May 2016 Read More →

Idza : Pengusaha UMKM, Meski Terlihat Kecil Jangan Merasa Terkucil

umkm4

Muhamad Ghozali (tengah) salah seorang pelaku UMKM bersama Bupati Idza Priyanti saat memberi kesaksian dalam bidang usaha yang ditekuninya

BREBESNEWS.CO – Menjadi pengusaha jangan merasa dirinya terkucil hanya karena usahanya masih kecil. Tetapi harus memiliki keteguhan dan kesiapan yang matang dalam menjalankan bisnisnya. Sebab, semua berawal dari hal-hal kecil yang bila ditekuni akan menjadi besar, dalam bidang apapun seperti dalam bidang usaha perdagangan.

Demikian disampaikan Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE saat menyampaikan sosialisasi kebijakan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dalam rangka mendukung Sinergi Aksi untuk Ekonomi Rakyat, di Gedung KORPRI Jalan MT Haryono Brebes, Rabu sore lalu (25/5/2016).

Bupati berharap, keteguhan jiwa dan pantang menyerah sebagai wirausaha harus terus terpatri dalam setiap dada pengusaha.

“Kegagalan dalam setiap langkah, hendaknya menjadi cambuk dan pemacu untuk meraih keberhasilan,” kata Idza.

Tetapi tidak hanya itu, kata Idza, seorang pelaku usaha harus pula meningkatkan inovasi barang yang akan dijual belikan. Kemasan, branding, permodalan, dan juga visioner dalam menangkap peluang usaha merupakan pra syarat yang musti dikuasai para pelaku usaha.

Menjamurnya pasar modern, lanjutnya, hendaknya jangan diangkap sebagai persaingan. Tetapi juga menjadi peluang dengan menyetorkan produk-produk rakyat ke pasar-pasar tersebut.

Adanya pembangunan jalan tol juga jangan dianggap menghambat ekonomi kerakyatan. Tetapi usaha kita juga bisa dipasarkan di rest area. Tempat-tempat wisata dan hotel juga belum banyak terlihat jajanan dari para pelaku UMKM.

“Telor asin, jajanan ringan, maupun produk-produk UMKM belum banyak terlihat di tempat-tempat wisata maupun hotel di Brebes, harus kita isi tempat-tempat tersebut secara bergotong royong, tidak harus banyak-banyak dulu,” kata Idza.

Dia juga berharap, para pelaku UMKM bisa bersatu padu membuat koperasi yang bisa menaikan derajat ekonomi anggota. Dengan saling kenal mengenal di keanggotaan koperasi maka bisa saling bersinergi dalam pemasaran maupun permodalan.

Dalam permodalan, sebenar bank-bank pemerinah ataupun swasta sudah memberikan kemudahan kepada para pelaku UMKM. Bahkan terus didorong dengan tingkat bunga sangat rendah.

Bank Jateng misalnya, menawarkan bunga kredit hanya 2 persen pertahun untuk pinjaman kurang dari Rp 2 juta.

“Dan untuk pinjaman Rp 5 juta sampai Rp 25 juta bunga kreditnya hanya 7 persen pertahun tanpa agunan yang penting UMKM nya sudah berjalan,” terang Idza.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM) Sutejo SE menjelaskan, masyarakat Kabupaten Brebes sangat kreatif terbukti ada 103.366 yang menggeluti UMKM. Pihaknya mengaku telah melakukan pembinaan meski baru 29.000 pelaku UMKM se Kabupaten Brebes.

Dalam kesempatan tersebut dihadirkan kesaksian pengusaha sukses Mohammad Ghozali dari Desa Karanglo Kecamatan Jatibarang Brebes yang awalnya hanya seorang sopir truk.

Dirasa penghasilannya kurang, kemudian Ghozali beralih profesi menjadi salesman, tukang sayur, hingga akhirnya menjadi pengusaha Catering, penyedia sparepart trafo listrik, mesin jahit dan hardware lainya di Jakarta.

“Semua yang aku lakukan tidak semudah membalikan telapak tangan, tetapi dengan doa dan ikhtiar serta ulet dan pantang menyerah,” ucapnya tanpa menyombongkan diri. (ILMIE)

Posted in: Ekonomi & Bisnis