Visi Misi Calon Bupati Brebes
BrebesNews.Co 3 May 2016 Read More →

Janjikan Bantuan Sosial dari Pemerintah, Penipu ini Ternyata Embat Perhiasan Emas

Raisah dan ibunya

Raisah (kanan) bersma ibunya yang jadi korban penipuan berkedok akan dapat bantuan sosial pemerintah

BREBESNEWS.CO- Jangan mudah percaya pada penampilan seseorang, terlebih pada orang yang baru dikenalnya. Inilah kira-kira pesan yang ingin Raisah (19) sampaikan pada semua orang.

Anak semata wayang dari pasangan Tarbun – Damen, Warga desa Rancawuluh Rt 01/04 Kecamatan Bulakamba, Senin (01/05/2016) terperdaya dengan pelaku penipuan hingga harus kehilangan semua perhiasan miliknya.

Bermula dari kedatangan 2 orang tamu tak dikenal berboncengan sepeda motor mampir kerumahnya. Keduanya memperkenalkan bahwa dirinya merupakan utusan dari Kecamatan yang ditugasi untuk melihat secara langsung rumah yang akan mendapatkan bantuan Dana Sosial dari Pemerintah.

Dengan gaya bahasa dan penampilan yang meyakinkan, kedua orang menyampaikan ucapan selamat kepada pemilik rumah karena sebentar lagi Bapak Camat akan datang, sekarang masih dalam perjalanan.

Salah seorang dari mereka lantas menyuruh Raisah untuk segera melepas semua perhiasan emas yang saat itu dikenakannya untuk kemudian disimpan dalam kamar.

“Biar nanti ketika Bapak Camat datang kelihatan keluarga kamu adalah orang yang berhak mendapatkan Bantuan Dana,” kata Raisah menirukan ucapan perintahnya.

Di bujuk begitu lantas Raisahpun menuruti kemauannya tanpa bisa menolak sekalipun.

“Apa saya sudah kena Hipnotis ya,” tutur Raisah lagi.

Lalu dengan berpura-pura mensurvei langsung, salah satu pelaku meminta semua anggota keluarga di foto untuk diambil gambarnya.

Mula-mula di depan rumah untuk memperlihatkan kondisi rumah bagian depan, di dalam rumah kemudian meminta di antar ke belakang rumah untuk mengambil gambar rumah bagian belakangnya.

Anehnya semua anggota keluarga menuruti semua yang diminta pelaku. Rupanya ketika sesi pengambilan foto dibelakang rumah oleh pelaku pertama, pelaku yang kedua dengan leluasa mengambil kesempatan mencuri semua perhiasan emas milik Raisah yang ada dikamar tanpa diketahui oleh tuan rumah.

Setelah acara selesai dan sukses, kedua pelaku buru-buru pamit dan sekali lagi mangucapkan selamat dengan berusaha meyakinkan bahwa sebentar lagi rombongan bapak Camat akan segera tiba.

Tanpa curiga sedikitpun Raisah dan kedua orangtuanya menyampaikan ucapan terima kasih dengan penuh harap.

Dua jam berlalu sudah ketika yang ditunggu belum juga datang, Raisah baru tersadar ada yang tidak beres menimpa keluarganya.

Raisahpun buru-buru masuk kamar untuk mengambil Gelang, Kalung dan Anting-anting yang disimpan dalam satu dompet miliknya ternyata semua perhiasan telah raib.

Raisah tak menyangka yang datang ternyata para penipu yang berkedok petugas hendak memberi tahu soal bantuan sosial.

“Hasil jerih payah saya selama ini lenyap sudah. Masih untung cincin nikah tadi tidak ikut saya lepas,” ucap Raisah dengan mata berkaca-kaca. (*)

Kiriman berita Edy Raharja, S.Kep,Ns – Desa Rancawuluh
Editor : AFiF.A

Posted in: Kriminal