Visi Misi Calon Bupati Brebes
BrebesNews.Co 18 May 2016 Read More →

Kembangkan Sekolah Berkarakter, Nurlaeli jadi Kepala SD Berprestasi 2016

nurlaeli1

Nurlaeli SPd,MPd

BREBESNEWS.CO – Bagi Nurlaeli SPd MPd, menjadi guru yang diberi tugas tambahan sebagai Kepala SD Negeri Kretek 04 Paguyangan Brebes mengutamakan profesionalisme.

Sebab profesionalisme itu kewajiban sedangkan profesi itu sebagai tanggung jawab. Sehingga apapun yang dikerjakannya, lebih menitikberatkan pada keikhlasan tanpa beban.

Demikian disampaikan Nurlaeli saat perbincangan dengan penulis Hotel Grand Dian Jalan Jendral Sudirman Brebes saat Refleksi Hardiknas, beberapa waktu lalu.

Bu Laeli, demikian sapaan akrabnya, profesi guru memiliki tanggungjawab yang besar untuk mengangkat derajat kehidupan anak-anak bangsa. Bila guru sudah bekerja secara professional maka outputnya pun akan menorehkan prestasi yang gemilang pula bagi peserta didik.

“Karena kesibukannya, orang tua sekarang lebih mempercayakan kepada seorang guru. Maka guru harus bekerja lebih professional lagi untuk mengemban amanat dari orang tua wali murid,” kata Laeli.

Pengorbanan yang besar, lanjutnya, akan menghasilkan sesuatu yang besar pula. Mendidik anak adalah pekerjaan yang besar dan memerlukan pengorbanan yang besar pula. Karena menyangkut kehidupan masa depan seorang manusia.

“Potensi siswa pada dasarnya sangat hebat meskipun berbeda-beda antara siswa yang satu dengan siswa yang lain. Maka penggaliannyapun harus lebih jeli dan jengah dengan potensi yang harus kita gali,” ungkap wanita kelahiran Brebes 5 Desember 1958.

Seperti anak-anak SDN Kretek 04 ini, kata Laeli, memiliki potensi bermain sepak takraw sehingga bisa meraih juara 2 tingkat Provinsi. Juga kemampuannya dalam bidang bola volley ditingkat Kabupaten. Maka yang menjadi prioritas garapannya, ya bidang olah raga untuk membentuk karakter mereka menjadi atlet yang berbudi luhur.

“Kita tidak bisa memaksakan anak harus menjadi ini itu, tetapi dengan kecermatan kita melihat potensi siswa maka tinggal mengarahkan dan mensuport semaksimal mungkin,” ujar suami dari Edy Rohyadi.

Nurlaeli, kali pertama diangkat sebagai CPNS pada 1 Januari 1983 di SDN Taraban 03. Setelah mencapai PNS, beberapa kali mengalami mutasi ke SDN Pagojengan 03, SDN Paguyangan 02.

Prestasinya yang gemilang membuat dia diberi tugas tambahan sebagai Kepala SDN Winduaji 04 per 1 Agustus 2008 dan mutasi ke SDN Winduaji 01 pada 2012.

“Pada Oktober 2014, saya pindah lagi ke SDN Kretek 04 hingga sekarang,” ungkapnya.

Sekolah berkarakter

Ibu dari Erlya Nurma SE dan Rizki Fitrian SE ini dalam memimpin SDN Kretek 04 dengan budaya saling pengertian. Dalam artian, memegang teguh pendirian masing-masing untuk disinergikan dengan teman-temannya sehingga terpenuhi antara hak dan kwajibannya secara seimbang.

“Sebagai seorang guru, tentu tidak segampang ijin meninggalkan siswa, maka pemberian teladan adalah cara tepat untuk menyeimbangkan hak dan kewajibanya sebagai seorang guru,” tegasnya.

Dia bersama rekan guru lainnya, mengembangkan sekolah ber-karakter atau di singkat sekar. Berbagai terobosan dia lakukan antara lain dengan menanamkan pembiasaan guru dan siswa bersifat dan bersikap yang berkarakter.

Ada 18 nilai pendidikan karakter yang dikembangkannya agar dapat merubah peserta didik ke arah yang lebih baik.

Kedelapan belas nilai tersebut antaranya bersikap religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, keratif, mandiri, demokratis, rasa ingin tahu, semangat kebangsaan atau nasionalisme, cinta tanah air, menghargai prestasi, komunikatif, cinta damai, gemar membaca, peduli lingkungan, peduli sosial, dan tanggung jawab. (ILMIE)

Posted in: Pendidikan