Visi Misi Calon Bupati Brebes
BrebesNews.Co 1 June 2016 Read More →

Program Sinergi Ekonomi Rakyat Jokowi di Brebes Mulai Tuai Hasil

evaluasi PSAER3

Rapat Koordinasi PSAER di gedung Ali Wardhana Kantor Kementerian Koordinator Perekonomian di Jakarta

BREBESNEWS.CO – Program Sinergi Aksi Ekonomi untuk Rakyat (PSAER) di Brebes yang dilaunchimg Presiden Joko Widodo 11 April 2016, di desa Larangan Kecamatan Larangan lalu mulai menuai hasil.

Terbukti program tersebut telah berkontribusi langsung pada peningkatan derajat ekonomi masyarakat Brebes. Atas keberhasilan tersebut, PSAER akan dikembangkan lagi di Sumatra.

Demikian disampaikan Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Dr. Ir. Lukita Dinarsyah Tuwo MA saat memimpin Rapat Koordinasi PSAER di gedung Ali Wardhana Kantor Kementerian setempat Jalan Lapangan Banteng Timur Jakarta Selasa, (31/5/2016).

Capaian tersebut, antara lain dalam Sertifikat Hak Atas Tanah telah terpenuhi Program Operasi Agraria (PRONA) mencapai 1.050 sertifikat, lintas sektor (Khusus UMKM dan Nelayan) 500 sertifikat, Redistribusi Tanah objek land reform 200 sertifikat.

Kucuran Kredit Usaha Rakyat (KUR), lanjutnya, berupa KUR Mikro BRI mencapai Rp 245,62 miliar dengan 19.125 debitur. Sedangkan untuk KUR Ritel, BRI mengucurkan Rp 12,30 miliar dan 60 debitur, Mandiri : Rp16,95 miliar, sedang BNI; Rp 29,3 miliar.

Branchless Banking (Laku Pandai & LKD realisasi dalam 1 bulan terakhir sejak kedatangan Presiden Joko Widodo BRI: 33 agen, Mandiri: 72 agen.

Kesadaran pelajar dalam menabung melalui Simpanan Pelajar (Simpel) di BRI; 114 anak, Mandiri: 391 anak, BNI: 10 anak, Bank Jateng; 1.083 anak, Sinarmas: 566 anak.

Bank Jateng juga telah memberikan penyaluran kredit permodalan, murah dan mudah kepada pelaku usaha mikro kepada UKM Brebes dengan maksimal kredit Rp 25 juta dengan bunga 7% tanpa agunan. Bank Jateng cabang Brebes telah menggelontorkan Rp 376,5 juta untuk 26 Debitur dari 200 pengajuan kredit.

Asuransi Usaha Tani Padi diberikan kepada 25 Kelompok Petani (47 orang) di 11 Kecamatan dengan luas lahan 30 Ha.

“Namun baru 3 kelompok tani sudah mendapat polis, yang lainnya masih dalam proses,” terangnya.

Bantuan Benih Bawang Merah dari Ditjen Hortikultura, Direktorat Perbenihan Hortikultura, Kementan sudah diterima oleh kelompok petani dan telah ditanam, dengan masa tanam rata-rata15 hari.

Bantuan alat dan mesin pertanian kepada Kelompok Tani, Gapoktan, UPJA berupa Traktor Roda 2 sebanyak 85 unit; Traktor roda 4 (1 unit); Pompa air (35 unit); Rice transplanter (13 unit).

” Dengan bantuan traktor, petani Brebes kini sudah mulai beralih teknologi untuk pengolahan tanah sawah sehingga optimal,” ucapnya.

Saat ini, masih kata Lukita, di Brebes terdapat 8 kelompok pelaku usaha mikro yang tergabung dalam koperasi mendapat akta pendirian secara gratis.

Sampai 29 April 2016 di Kabupaten Brebes terdapat 1392 Pelaku UMK yang sudah mengajukan Ijin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK). Saat itu, terdapat 15 PUMK yang sudah memiliki kartu IUMK dan 1377 belum memiliki kartu IUMK.

Kredit Usaha kepada Koperasi dan UMKM dari Lembaga Pengelolaan Dana Bergulir (LPDB) ditargetkan tahun 2016 sebesar Rp 1,55 triliun.

“Rinciannya, untuk pembiayaan koperasi dialokasikan sebesar Rp 920 miliar dan UKM Strategis dialokasikan sebesar Rp 630 miliar,” paparnya. (ILMIE)

Posted in: Ekonomi & Bisnis