DIRGAHAYU KAB. BREBES KE 339
BrebesNews.Co 29 September 2016 Read More →

Coba Merampok, Oknum TNI AL dan 2 Warga Sipil Dicokok Polisi

garong

Kapolres Brebes AKBP Lutfie Sulistyawan saat gelar perkara kasus perampokan di Bumiayu yang melibatkan oknum TNI AL.

BREBESNEWS.CO – 3 tersangka percobaan perampokan di Bumiayu, akhirnya berhasil dicokok Polisi Resor Brebes. Dari ketiganya, 1 diantaranya merupakan oknum anggota TNI Angkatan Laut (AL).

Demikian disebutkan dalam gelar kasus yang dilakukan jajaran Polres Brebes, Rabu siang ( 28/9/2016).
Identitas pelaku perampokan yakni, AHM (42) warga Blok Manis Desa Pasuruan RT 01/RW 01 Kecamatan Pabedilan Kabupaten Cirebon Jawa Barat.

AHM (53) warga Kampung Posko RT 06 RW 02 Desa Cibungur Kecamatan Leuwidimar Kabupaten Lebak, banten, dan SFM (41) yang merupakan oknum anggota TNI AL dengan alamat Grand Kahuripan Cluster Rinjani Blok GW/29, RT 10 RW 10 Kelurahan Nunggal Kecamatan Kelapa Nunggal Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Kapolres Brebes, AKBP Lutfie Sulistyawan dalam keterangan persnya menuturkan, kronologi perampokan yakni berlokasi di wilayah Bumiayu Brebes.

Kasusnya perampokan terjadi pada 10 September lalu sekira pukul 21.15 WIB, atau sekira jam 9 malam, di rumah Sri Khulasoti warga Desa Dukuhturi Kecamatan Bumiayu.

Saat itu korban (Sri Khulasoh) berboncengan dengan anaknya yang masih mashasiswa Muh. Zidni Farhan (19) pulang dari tempat usahanya menuju ke rumah.

Namun keduanya tidak sadar kalau ada yang membuntutinya hendak merampok. Pas di gerbang rumah, tiba-tiba mereka didekati 4 orang tak dikenal (AHM,SFM, RAIS dan satu masih buron) dengan menggunakan 2 kendaraan bermotor.

Setelah dirasa sepi lalu perampok itu mencoba merebut 2 tas bawaan Sri Kholasoti yang dikira membawa uang banyak.

Sempat terjadi perlawanan oleh anak korban, namun perampok sempat menghantam wajahnya dengan gagang pistol yang dibawa salah satu perampok.

Aksi perampokan kemudian diketahui warga, hingga sejumlah warga mencoba menolong dengan melakukan perlawanan.

Mengetahui warga berdatangan para perampokpun kabur dan berhasil membawa tas korban berisi uang 5 juta rupiah.

Namun karena identitas dan ciri-ciri pelaku sempat diketahui, mereka akhirnya berhasil ditangkap polisi.

Dari para pelaku polisi menyita barang bukti perampokan berupa tas berisi 5 juta rupiah dan satu senjata api milik oknum TNI AL.

“Saat ini berkas perampokan para pelaku sedang di sisidik. Para pelaku akan dikenai pasal 365 KUHP dangan pasal percobaan pencurian, dan pemilikan senjata api illegal,” ucap AKBP Lutfie.

“Sementara untuk pelaku oknum TNI AL sudah diserahkan pada DAN POMAL LANAL Tegal,” jawab Kapolres menambahi. (AFiF.A)

Posted in: Kriminal