Visi Misi Calon Bupati Brebes
BrebesNews.Co 4 October 2016 Read More →

Pentas Rara Dumeling di TMII, Pukau Ribuan Warga Jakarta

ratna-dumeling4

Salah satu adegan Rara Dumeling saat pentas di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta

BREBESNEWS.CO (Jakarta)- Ribuan penonton yang rata-rata dari Brebes mengapresiasi pentasnya seni budaya dengan lakon Rara Dumeling, di Taman Mini Indonesia Indah (TMMI, Minggu (2/10/2016).

Tampilan drama folklore (cerita rakyat) itu, mengisahkan perjuangan yang terus menerus dilakukan. Meskipun, harus dilakukana oleh seorang wanita sekalipun.

Sosok Dewi Ratna Dumeling yang sangat piawai, terlukis bahwa sosok perempuan dalam folklore ini menjadi bukti bagaimana seorang perempuan berperan dibalik kekuasaan seorang suaminya yang tak lain merupakan Bupati Brebes Pusponegoro II.

Meski sebagai garwa ampil, Rara Dumeling berperan dalam penyangga pilar kekuasaan Pusponegoro II, termasuk saat suaminya melakukan perlawanan dengan kolonial. Walaupun dalam kondisi sakit, Rara Dumeling tetap memberikan spirit perjuangan. Oleh Pusponegoro II.

Oleh suaminya dia diungsikan dari Pendapa ke wilayah yang sekarang disebut Desa Pesantunan Kecamatan Wanasari hingga akhir hayatnya, dan dimakamkan di Desa Dumeling.

Pentas yang didukung 45 orang pemain memadukan antara tari, opera, humor Brebesan berpadu dengan musik karawitan, dan band remaja menggabungkan dunia folklore Rara Dumeling dengan dunia kontekstual yang bernuansa pesisiran.

Sosok Rara Dumeling sebagai perempuan tangguh dan cantik menawan, menjadi spirit gerak pembangunan yang bias gender namun tak menjadi penghalang

Penampilan dari Kabupaten Brebes pada pentas Duta Seni dan Budaya merupakan kerja sama Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Dinparbudpora) Kabupaten Brebes kolaborasi Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Brebes, Sanggar Seni Kalyana Brebes.

Bersatunya balung pisah

Kepala Dinparbudpora Kabupaten Brebes Amin Budi Rahardjo menjelaskan, pentas seni sebagai ujud pelestarian, pengembangan kebudayaan dan sarana unggulan kebudayaan daerah Brebes.

Ajang pentas seni dan budaya yang digelar Taman Mini Indonesia Indah (TMII) di Anjungan Jawa Tengah ini, mampu merekatkan persaudaraan warga Jawa Tengah.

Termasuk ketika pentas seni budaya yang digelar Tim Kesenian Kabupaten Brebes, warga Brebes yang berada di Jakarta kembali menyatu bagaikan terkumpulnya balung pisah.

“Pentas ini menjadi ajang bersatunya para pejabat dan masyarakat Brebes yang sedang merantau di Jakarta dan sekitarnya, seperti balung pisah yang kembali menyatu,” tutur Amin.

Mereka yang di Jakarta, tergabung dalam Majelis Silaturahim Warga Brebes (Masigab), Komunitas Persaudaraan (Koper) Brebes Tegal Slawi (Bregas), Keluarga Pelajar Mahasiswa Daerah Brebes (KPMDB) dan Masyarakaat Brebes Aja Kelalen serta para perantau lainnya.

Kegiatan ini juga didampingi 31 Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), para Kepala Puskesmas, Kepala UPTD Pendidikan dan pejabat lainnya.

Dengan bertemunya masyarakat dan warga Brebes diharapkan bisa mendapatkan masukan dari warga Brebes demi kemajuan Brebes ke depan.

“Syukur-syukur warga Brebes yang sudah sukses di Jakarta bisa menjadi investor di daerahnya sendiri, Brebes,” tandasnya.

Disamping itu, lanjutnya untuk memperkenalkan Brebes ke kancah nasional dan menyukseskan visit Indonesia Years.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan dari Majelis Silaturahmi Keluarga Brebes (Masigab) Taufiqurrahman Syahuri, memandang kalau Brebes sekarang menjadi daerah ibarat gadis. Masyarakatnya masih polos penuh kejujuran.

Makanya banyak yang datang termasuk pembawa ideologi trans nasional juga mulai mengusik Brebes yang agamis berhaluan Ahlussunah Wal jamaah.

Taufiq menghendaki pengembangan tata ruang, termasuk sentra kota yang perlu diperluas. IPM perlu ditingkatkan dengan serius oleh para kepala SKPD sebagai penggerak dan pendongkrak utama.

“Alangkah Indahnya, ketika masyarakat Brebes bisa bershodaqoh dan shopping secara beriringan sebagai tanda-tanda masyarakat yang sejahtera,” ucapnya.

Dia juga turut gembira pada Pilkada mendatang ada dua pasangan Calon Pemimpin Brebes, keduanya diharapkan bisa membawa kesejahteraan.

“Hidup hanya sekali, maka buatlah sejarah dengan terus membangun dan membangun,” kata Taufiq.

Bupati Brebes Hj Idza Priyanti SE yang juga turut hadir menyaksikan pentas mengaku gembira atas kekompakan seluruh warga Brebes baik yang ada di Brebes maupun yang di perantauan.

“Semua telah berperan dalam pembangunan Brebes termasuk pembangunan kebudayaan, peran perempuan dalam pentas budaya ini,” ucap Idza (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi