IKLAN CUKAI DINKOMINFOTIK KAB.BREBES
BrebesNews.Co 20 March 2017 Read More →

Brebes akan Bangun Rumah Qur’an Wanita

Peletakan batu pertama pembangunan RQWI oleh Sekda Brebes H Emasthoni Ezam

BREBESNEWS.co -Dalam waktu dekat, di Brebes bakal berdiri Rumah Qur’an Wanita Islam (RQWI).

Peletakan batu pertama pembangunan RQWI telah dilakukan oleh Sekda Brebes H Emasthoni Ezam, Sabtu (18/3) lalu.

“Rumah ini diharapkan bisa menjadi pusat pembelajaran dan pendalaman Al Quran sehingga mampu membentuk generasi yang qurani,” ujar Emastoni saat sambutan peletakan batu pertama.

Setelah terbangun nanti, Emastoni mengajak kepada Wanita Islam Brebes sebagai pelopor untuk memakmurkan rumah ini.

“Kita tolong generasi muda, agar tidak buta huruf Al Quran, terutama para wanita Brebes,” kata Emastoni

Ketua Wanita Islam Brebes yang juga Ketua Panitia Pembangunan RQWI Siti Maryamah Soffan menjelaskan, lokasi RQWI terletak di Jalan Prof Moh Yamin Pasarbatang Brebes.

RQWI dibangun diatas tanah seluas 200 meter persegi dan diperkirakan bakal menelan dana Rp 800 juta.

“Tanah sebagian wakaf dari keluarga kami, dan selebihnya membeli,” terang Hj Maryamah.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan lelang jariyah kepada hadirin sehingga sekitar 70 persen material pembangunan sudah dimenangkan oleh hadirin yang ikut menyaksikan peletakan batu pertama.

“Insya Allah, tidak terlalu lama RQWI bisa berdiri dan bermanfaat bagi umat,” ucapnya.

Dua penyakit wanita

Sementara itu, Ketua Wanita Islam Cilacap Tri Wigyati Muhaddin dalam kesempatan tersebut menyampaikan tausiyah. Dia menerangkan betapa pentingnya peran wanita untuk keluarga, bangsa, Negara dan terlebih-lebih agama.

Wanita telah diangkat derajatnya begitu tinggi sejak kehadiran Rosulullah. Pun demikian, di dalam Al Quran banyak disebut-sebut tentang wanita. Bahkan ada surat di dalam Al Quran khusus tentang wanita yakni surat Annisa.

Menurut Hj Tri, ada dua penyakit yang selalu menghantui wanita. Penyakit tersebut berupa anak keturunan dan persoalan rejeki. Untuk itu, seorang wanita harus memiliki sikap bijaksana terhadap kedua persoalan tersebut.

Kepada anak, lanjutnya, seorang wanita harus bersikap sebagai teman, sebagai guru, sebagai ibu, dan kadang sebagai musuh. Nah wanita Brebes jangan sampai menjadikan anak-anaknya sebagai musuh.

Penyakit kedua, sambungnya, persoalan rejeki. Wanita senantiasa tergila-gila dengan yang namanya rejeki dalam tanda kutip duit. Percayalah, bahwa persoalan rejeki itu urusan Allah.

“Dan sesungguhnya, yang melapangkan dan menyempitkan rejeki itu Allah,” pungkas Hj Tri menutup ceramahnya.

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Dandim 0713/Brebes Ahmad Hadi Hariono, Kepala Dinas DPU Nushy Mansyur, Imam Besar Masjid Agung Brebes KH Rosyidi, Pengasuh Pondok Pesantren Al Ikhlas Brebes KH Jaerukhi dan undangan lainnya. (ILMIE)

Posted in: Serba Serbi