BrebesNews.Co 23 March 2017 Read More →

Kekurangan Guru SD di Brebes Selatan jadi Masalah Krusial

ilustrasi

BREBESNEWS.co – Kekurangan guru PNS yang terjadi disetiap sekolah dasar (SD) di Brebes selatan, sepertinya menjadi permasalahan krusial dan perlu adanya penanganan yang serius dari pemerintah kabupaten.

Pasalnya hampir setiap SD yang ada, rata-rata mengalami kekurangan guru PNS antara 4 hingga 6 orang dalam setiap sekolah.

Berdasarkan data yang dihimpun BREBESNEWS.co, saat ini rata-rata disetiap sekolah dasar hanya memiliki guru PNS antara 3-4 orang saja, padahal idealnya setiap sekolah itu harus ada 9 guru PNS.

Kesembilannya itu meliputi 6 guru kelas, 1 kepala sekolah, 1 guru olah raga dan 1 guru Agama.

Kepala UPTD Pendidikan Bumiayu melalui staff kepegawaian Agus Miftah mengatakan, keberadaan guru PNS di kecamatan Bumiayu untuk saat ini berjumlah sekitar 301 orang dan jumlah ini tersebar di 53 SD Negri sekecamatan Bumiayu.

“Kemudian untuk kekurangannya jika satu sekolahan idealnya membutuhkan 9 orang PNS maka masih dibutuhkan sekitar 176 PNS lagi untuk ditempatkan dimasing-masing sekolah,” ujarnya, Rabu (23/3/2017).

Menurutnya, Kebutuhan guru PNS ini akan terus terjadi setiap tahunnya karena dalam setahun ini saja ada sekitar 23 orang yang pensiun (pensiun biasa/dini) dan ditambah yang meninggal dunia (MD) berjumlah 5 orang.

Penambahan PNS dari penjaringan K2 ini juga belum memenuhi kebutuhan guru, karena kemarin yang terjaring untuk tenaga pendidik hanya 19 orang dan itupun campur dari guru SD hingga SMA.

Sementara untuk guru SD hanya berjumlah 16 orang saja, sudah pasti jumlah ini belum mencukupi untuk memenuhi kebutuhan guru yang ada.

“Kemudian jika kebutuhan guru PNS ini tidak terpenuhi, dipastikan sepuluh tahun kedepan guru PNS akan habis,” paparnya.

Hal senada juga diungkapkan Kasubag TU UPTD Pendidikan Paguyangan, Rewang Supriyatno SE. Menurutnya, dari 50 SD Negri yang ada baru terisi 231 guru kelas padahal yang dibutuhkan sebanyak 314 orang, jadi kurangnya masih ada 83 orang lagi.

 Ditopang PTT dan GTT

Selanjutnya untuk Guru olahraga baru ada sekitar 22 orang dan masih kurang 28 guru olah raga lagi. Kemudian untuk guru Agama juga baru ada 20 orang dan masih kurang 30 guru agama lagi.

“Beruntung selama ini kebutuhan guru SD masih bisa ditopang oleh keberadaan para tenaga PTT dan GTT yang mengabdi disetiap sekolah, sehingga kekosongan guru ini bisa diisi oleh mereka,” terang rewang.

Namun sayangnya lanjut rewang, penghasilan mereka belum sebanding dengan pengabdian mereka, karena tiap bulan merka hanya menerima honor antara Rp. 200-300 ribu saja.

“Memang pemkab Brebes pernah mewacanakan bahwa merka akan menerima honorium setara dengan UMK Brebes dan itupun belum direalisasikan hingga kini,” pungkasnya. (DHANI)

Posted in: Pendidikan