BrebesNews.Co 11 May 2017 Read More →

60 Motivator Muslimat NU Brebes Digembleng Soal Penyuluhan KB

Refresh Training Motivator KB Muslimat NU di Grand Dian Hotel Jalan Jenderal Sudirman Brebes

BREBESNEWS.CO -Meski berusia tidak lagi muda, para ibu Muslimat NU dengan menggunakan fasilitas gatget mampu menggaet pasangan usia subur (PUS) untuk mengikuti program Keluarga Berencana (KB).

Sebanyak 60 motivator Muslimat NU dalam prakteknya tidak sekadar memberi saran, mengajak atau memotivasi PUS saja tetapi juga aksi turun ke lapangan.

Lewat program Pilihanku, selama setahun ini Mereka berhasil mengajak ribuan PUS di Kabupaten Brebes untuk memasang Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP).

“Progresnya bagus banget, para motivator Muslimat NU dalam perkembangannya tidak hanya sosialisasi tetapi juga menjadi pengantar, penjemput bahkan hingga menunggui sampai selesainya pemasangan alat kontrasepsi,” tutur Ketua Pelaksana Program Pilihanku PP Muslimat NU Hj Kusnia Nasser di sela Refresh Training Motivator KB Muslimat NU di Grand Dian Hotel Jalan Jenderal Sudirman Brebes, Selasa (9/5/2017) kemarin.

Kusnia yang juga Ketua 2 Yayasan Kesejahteraan Muslimat NU Pusat mengatakan program ini akan berakhir pada Oktober 2017.

Untuk itu kepada Pemerintah Kabupaten Brebes, dipersilahkan untuk memanfaatkan keberadaan motivator KB Muslimat NU untuk mensukseskan program KB.

Menurutnya, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (dahulu Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional) atau BKKBN Pusat, membutuhkan 85.000 Penyuluh Lapangan KB. Sedangkan PLKB yang dimiliki pemerintah berkisar antara 15-20 ribu orang penyuluh,

“BKKBN masih kekurang 65 ribu PLKB,” tandasnya.

Selain di Kabupaten Brebes para motivator KB Muslimat NU yang dibekali tablet ini, juga tersebar di Kabupaten Cilacap, Kabupaten Klaten, Jakarta Utara dan Jakarta Timur.

Ketua PC Muslimat NU Brebes Hj Chulasoh menuturkan, 60 motivator direkrut dari anggota PC Muslimat NU yang tersebar di 17 Kecamatan Brebes. Tugas pokok utama hanya mensosialisasikan dan mengajak akseptor untuk ber-KB.

“Mereka dibekali tablet yang sudah diisi aplikasi tertentu. Sehingga motivator bisa menggunakannya secara intensive,” terangnya.

Selain itu, menurut Chulasoh metode ceramah di pengajian, perkumpulan PKK dan dasa wisma menjadi tempat yang dimanfaatkan oleh ibu-ibu Muslimat untuk melakukan ajakan ber KB. (ILMIE).

Posted in: Serba Serbi