BrebesNews.Co 4 February 2018 Read More →

Ngaku Petugas Saber Pungli, Warga Kertabesuki Brebes Ditangkap di Tegal

Ketiga pelaku pemerasan yang mengaku sebagai petugas Saber Pungli Nasional

 

BREBESNEWS.co – Firdaus Andika (41), warga Desa Kertabesuki RT 01 RW 03 Kecamatan Wanasari, yang dalam tulisan di KTP bekerja sebagai nelayan, bersama dengan dua rekannya yang berasal dari Tegal yakni Saeful Arifin (41) dan Arief Ferdianto (28) asal Kebumen Jawa Tengah, terpaksa harus berurusan dengan pihak kepolisian Polresta Tegal.

Ketiganya, di ciduk pihak kepolisian, karena dugaan pemerasan kepada Umarudin (54) seorang PNS di Kantor Kecamatan Margadana Kota Tegal, dengan mengaku sebagai petugas Saber Pungli Nasional.

Umarudin korban pemersan, juga tercatat sebagai warga Brebes, dengan alamat di jalan Demang Sapingi RT. 05 RW. 02 Desa Dumeling Kecamatan Wanasari.

Berdasarakan kronolgi yang tersebar di WA grup, kejadian pemerasan pada hari Jumat, tanggal 26 Januari lalu.
Modus pemerasan yakni pertama-tama ketiganya mendatangi kantor Umaruidn di Kecamatan Margadana, dengan mengaku sebagai petugas Saber Pungli Nasional.

Mereka bertiga datang, dan mengatakan kalau di kantor korban dalam pelayanan sudah melakukan pungli.

Untuk menakut-nakuti, salah satu pelaku dengan menggunakan baju ber-emblem logo pers, layaknya wartawan mencoba mewancarai dengan salah satu perangkat hp dan kamera untuk memfoto korbannya.

Oleh korban (Umarudin-red) karena takut dia pun rela untuk bernegosiasi mengasih uang kepada mereka sejumlah 5 juta rupiah, separuh dari yang mereka minta yakni 10 juta rupiah.

“Negosiasi tersebut terpaksa dilakukan karena korban (Umarudin) tidak ingin ada keributan,” ujar Wakapolres Tegal Kota Kompol Pri Haryadi,SH seperti dalam pers relesenya, Minggu (4/2/2018).

Baru setelah pemerasan berhasil dan para pelaku pergi. Selanjutnya, korban Umarudin hari Seninnya tanggal 29 Januari melapor ke Kepolisan Polsek Margadana perihal pemerasan yang terjadi pada dirinya.

Menurut Kompol Pri, atas dasar laporan tersebut, pihak kepolisian yang sudah mengantongi beberapa ciri pelaku pun melakukan penangkapan.

“Ketiganya ditangkap di rumahnya masing-masing,” ujar Pri.

Selain menangkap ketiga pelaku, polisi juga menyita barang bukti pemerasan uang, sebanyak 1,6 juta rupiah

Kompol Pri menandaskan, ketiga pelaku sudah berada di Mapolresta Tegal untuk diamankan.

“ Mereka akan dikenai pasal sebagaimana yg diatur dalam pasal 368 KUHP, dengan hukuman diatas 3 tahun penjara,” ujar Pri. (AFiF.A)

Posted in: Kriminal