BrebesNews.Co 5 February 2018 Read More →

Warga Songgom ini, 15 Tahun Alami Penyakit Aneh di Wajahnya

Apipudin dan ibunya Khomisah

BREBESNEWS.co – Apipudin (23), warga Dukuh Kemakmuran Desa Jatimakmur Kecamatan Songgom ini hanya bisa pasrah. Pasalnya hampir 15 tehani dirinya dihinggapi penyakit aneh di sekujur wajahnya hingga tak berbentuk lagi.

Ditemui saat menjalani pemeriksaan di RSUD Brebes, Senin (5/2/2018) menjalani pemeriksaan di Poli Bedah RSUD Brebes.

Oleh tim dokter didiagnosa mengalami penyakit Keratosis Maligna kulit atau kelainan pada kulit, khususnya wajah.

“Ini terjadi akibat adanya kelainan pada kulit wajah pasien,” ujarnya Mintardi, dokter spesialis bedah RSUD Brebes ke sejumlah awak media usai pemeriksaan.

Atas diagnosa itu, Apipudin akan segera dirujuk ke RS Karyadi Semarang dengan difasilitasi RSUD Brebes. Mengingat, di rumah sakit milik Pemkab Brebes itu belum memiliki peralatan untuk penanganan penyakit yang diderita pasien.

Apipudin tiba di RSUD Brebes dengan diantar ibunya, Komisah (60) dan petugas Puskesmas Jatirokeh, Kecamatan Songgom, sekitar pukul 11.00.

Bahkan, ia terpaksa menutup kepalanya dengan jaket agar tidak memancing perhatian pasien lain yang sedang antre. Hampir satu jam, ia menjalani pemeriksaan di Poli Bedah RSUD Brebes.

Penderitaan selama 15 tahun

Apipudin menuturkan penyakit yang dideritanya sudah 15 tahun. Bermula terdapat benjolan kecil di sekitar wajahnya.

Namun lama-kelamaan dibiarkan, ternyata kondisi wajahnya tambah membesar, sedangkan mata, hidung dan mulut tertutup kulit mukanya.

Apipudin dan keluarganya sempat binggung terhadap penyakit yang menimpanya tersebut.
Meski sudah berungkali keluar masuk rumah sakit, tetapi penyakit aneh itu tak kunjung bisa disembuhkan.

Ibu Apipudin, Komisah berharap penyakit anaknya bisa disembuhkan. Keluar masuk rumah sakit sudah dilakukan untuk menyembuhkan penyakit anak pertamannya tersebut.

Bahkan, beberapa tahun lalu juga sempat di bawa ke RS Karyadi. Karena saat itu dokter belum menyarankan untuk operasi atau tindakan lainnya, hingga benjolan di wajahnya berubah menjadi besar.

“Kalau memang harus dioperasi, kami sudah siap. Yang penting anak saya kembali normal,” ujar Khomisah. (AFiF.A)

Posted in: Serba Serbi